Kesehatan

Orang Sering Memainkan Dinamika Kekuasaan Melalui Uang

wacana perpindahan acuan kurs mata uang rupiah ke yuan. Foto ilustrasi via sindo
Orang Sering Memainkan Dinamika Kekuasaan Melalui Uang. Foto ilustrasi via sindo

NUSANTARANEWS.COYouGove melakukan sebuah penelitian dan menemukan 26 persen dari 5.000 responden mengaku uang lebih rentan menyebabkan perselisihan pasangan ketimbang seks dan urusan lainnya. Pasangan kerap kali berselisih dan bertengkar hanya karena keuangan mereka yang tidak teratur dan bermasalah.

Psikolog dan psikoterapis, Corinne Manis, seperti dikutip The Sunday Times mengatakan sebetulnya perselisihan perihal keuangan pada kenyataanya tidak ada hubungannya dengan uang itu sendiri dan segala sesuatu yang berkaitan dengan hubungan.

“Orang kerap kali memainkan dinamika kekuasaan melalui uang. Hal ini menjadi sebuah pertanda,” kata penulis buku Stop Fighting About Money ini. Pria sering merasa bersikap bijaksana dalam membelanjakan uang meskipun ia membeli barang-barang mewah dan membeli segala hal yang menjadi kebutuhan hidup.

Di lain pihak, seorang konselor Arabella Russell mengatakan seringkali uang menimbulkan kekhawatiran dan masalah karena pendekatan yang berbeda dalam menggunakan uang.

“Pasangan berdebat tentang hal itu, sering tidak pernah berpikir tentang pengalaman mereka,” kata dia pada sumber yang sama.

Pasangan sering kali bertikai dan berselisih karena dua hal, penimbunan uang dan sikap boros dalam penggunaannya.

“Penimbunan dan pemborosan sebenarnya membuat pasangan menjadi sosok yang menarik, tahan dan terbuka. Ada pola kesalahanpahaman yang menghiasi pola hidup pasangan,” ucap Manis.

Untuk itu Manis menyarankan perlunya keterbukaan pasangan dalam mengelola dan mengatur keuangan. Sebab, sifat dasar dari hubungan itu adalah kepercayaan dan keintiman.

Penulis: E. Dieda

Komentar

To Top