Berita Utama

Megawati: Masalah Satu Orang, Ribut Sejagat

Megawati Soekarnoputri/Antara Foto/Puspa Perwitasari
Megawati Soekarnoputri. Foto Antara/Puspa Perwitasari

NUSANTARANEWS.CO – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyinggung aksi demonstrasi ‘Bela Islam’, Jumat. Demo tersebut terkait dengan dugaan penistaan agama.

“Kalau dengar, karena ini sudah bukan rumor lagi, di mana saja sudah diumumkan, katanya tanggal 4 mau ada demo besar-besaran,” ujar Megawati saat meresmikan acara Pelatihan Mubaligh Kebanggsaan dengan tema ‘Meneguhkan Islam Rahmah: Islam Nusantara Berkemajuan untuk Indonesia Raya’ yang diselenggarakan Baitul Muslimin Indonesia, di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Senin (31/10/2016).

Menurut Megawati, aksi demontrasi merupakan hak politik setiap warga negara yang ingin menyampaikan aspirasinya. Namun anak Presiden pertama Indonesia ini mempertanyakan aksi demonstrasi seperti apa yang dimaksud.

“Kalau urusan demo sebenarnya sejak zaman reformasi diizinkan. Sudah merupakan hak politik bagi mereka yang ingin menyampaikan aspirasi. Persoalannya demo seperti apa yang akan dilakukan,” kata Mega.

Megawati merasa heran dengan persoalan yang menurutnya tidak membangun iklim yang kondusif, yang bisa menyebabkan kegaduhan.

Loh kok persoalan satu orang, ributnya satu jagat, ” jelasnya.

Tak hanya itu, presiden kelima itu meminta para demonstran yang akan menggelar demo untuk tidak berbuat onar.

“Kalau tanggal 4 November itu yang dikatakan, maaf akan jihad segala begini akan memasukkan orang yang akan bertindak kekerasan. Ini pemerintah Republik Indonesia tidak bisa diinjak begitu saja. Boleh kalau demo damai, tapi tidak bikin keonaran,” tutur Megawati. (Andika)

Komentar

To Top