Connect with us

Politik

Prabowo dan BG Dinilai Mampu Memecah Gelombang Dominasi Luhut, Hendro dkk

Published

on

Prabowo dan BG Dinilai Mampu Memecah Gelombang Dominasi Luhut Hendro dkk (Foto: Setkab)

Prabowo dan BG Dinilai Mampu Memecah Gelombang Dominasi Luhut Hendro dkk. (Foto: Setkab)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Prabowo dan BG Dinilai Mampu Memecah Gelombang Dominasi Luhut Hendro dkk. Kehadiran Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Kongres ke-V PDIP di Bali pada Kamis (8/8/2019) menurut pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menguatkan asumsi bahwa Megawati lebih nyaman bekerjasama dengan Prabowo.

“Sepertinya Megawati lebih nyaman bekerjasama dengan Prabowo,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip, Kamis (8/8/2019).

Menurut Pangi dengan Gerindra masuk ke gerbong, bisa memecah gelombong dominasi tokoh inner circle selama ini, seperti Luhut B Pandjaitan, Hendro Priyono dan Surya Paloh.

Baca Juga:  Sedari Awal, Pesawat Boeing 737 PK-LQP Memang Sudah Alami Masalah

“Mungkin dan bisa saja Megawati sudah mulai ngak nyaman melihat sepak terjang dan cara kerja mereka yang terlalu mempengaruhi Jokowi selama ini,” jelasnya.

Dengan masuknya Gerindra dalam hal ini Prabowo dan BG (Budi Gunawan), menurutnya bisa memecah dominasi tersebut.

Loading...

“Pelan-pelan mau mengubah kiblat politik Jokowi dari Gondangdia bergeser kembali ke Teungku Umar. Megawati merasa nyaman dengan Prabowo sepertinya,” ungkap Pangi.

Baca Juga: Benarkah Budi Gunawan Orang Kuat Baru Indonesia?

Dirinya perpandangan, ini sebagai sebuah rangkaian panjang setelah Presiden Jokowi ditetapkan KPU dan dimenangkan oleh MK dalam sengketa Pemilu. Dimulai dengan fase rekonsiliasi, kemudian naik ke level konsolidasi.

Pada fase ini lanjut Pangi, wajar jika ada resistensi. Karena ada yang tidak sepakat partai non koalisi bergabung menjadi partai penguasa “the rulling party” .

Baca Juga:  Sekjen PKB Tepis Rumor PKB Hengkang Dari Barisan Pendukung Jokowi

“Setelah Megawati merestui dan Jokowi membuka kunci untuk membangun bangsa, Jokowi seperti tak keberatan apabila partai non koalisi nanti bergabung. Nanti finishing touch adalah power sharing,” tandasnya.

Pewarta: Romadhon

Loading...

Terpopuler