Ekonomi

Luhut Gandeng Investor Asing Untuk Energi Terbarukan

LUhut B Pandjaitan di podium acara The 15th World Renewable Energy Congres (WREC) 2016/Foto Andika
LUhut B Pandjaitan di podium acara The 15th World Renewable Energy Congres (WREC) 2016/Foto Andika

NUSANTARANEWS.CO – Pemerintah memasang target pengembangan energi baru terbarukan sebesar 23 persen dalam pembaruan energi pada 2025. Untuk itu, pemerintah berusaha menarik minat investor untuk mengembangkan potensi energi terbarukan di Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia kini memasuki era baru. Dia menyebutkan, pemerintah melakukan perubahan peraturan yang memudahkan para investor untuk investasi.

“Dulu pemerintah selalu mendikte, investor harus ikut pemerintah, tapi sekarang tidak. Pemerintah melihat bahwa investor adalah partner pemerintah,” ujar Luhut dalam sambutannya dalam acara The 15th World Renewable Energy Congres (WREC) 2016 di Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Menurut Luhut, salah satu contoh investor dijadikan mitra yakni terkait kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty). Dia menyebut UU Tax Amnesty merupakan beleid pertama yang disusun antara pihak pemerintah, kalangan industri, dan investor. Dengan begitu kekurangan dalam kebijakan itu bisa diantisipasi.

“Sehingga pada hari ini banyak yang ikut. Mereka sadar akan kepastian usaha ke depan. Karena tahun depat mereka tidak akan ditekan oleh pajak. itu semua sudah di-report. Ini kemajuan yang penting,” ujarnya. (Andika)

Komentar

To Top