NUSANTARANEWS.CO – Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengembangkan manajemen keuangan negara berbasis teknologi informasi (IT).

“Kami membuat simplifikasi untuk mempermudah pemangku kepentingan atau stakeholders dalam memanfaatkan layanan perbendaharaan. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan manajemen keuangan, ada contohnya yang bisa ditampilkan dalam konteks pendidikan,” kata Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Marwoto Harjowiryono dalam siaran persnya saat penandatanganan kerjasama antara Kemenkeu dan Direktorat Jendral Perbendaharaan Kemenkeu di Yogyakarta, Minggu (25/9).

Ia menyampaikan, apresiasi atas dukungan dan kerjasama UGM yang telah membantu dalam upaya peningkatan kompetensi dan keahlian sumber daya manusia di Dirjen Perbendaharaan terkait dengan pengelolaan keuangan negara.

Ia berharap, melalui penandatanganan kerjasama ini bisa memperkuat jalinan kerja sama yang telah dibina sejak tahun 2011 silam.

“Kami berharap kedepan kerja sama ini bisa terus dikembangkan. Dukungan dari UGM terus kita harapan sehingga kami bisa memiliki SDM yang selalu update akan informasi,” harapnya.

Marwoto menerangkan, saat ini Direktorat Perbendaharaan mengelola uang negara sebesar Rp 2.094 triliun.

Hal itu, kata dia, tentunya menjadi tantangan untuk mengelola uang dalam jumlah besar, tetapi harus tersampaikan dengan baik.

“Dalam proses tersebut kami mengembangkan berbagai penyempurnaan manajemen keuangan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Karena itu, kerjasama dengan UGM merupakan langkah nyata untuk mewujudkan rencana kami itu,” terang Marwoto. (Yudi)

Komentar