Connect with us

Ekonomi

Sri Mulyani Disebut Menteri Keuangan Terbalik, Bukan Terbaik

Published

on

sri mulyani, menteri keuangan, inflasi, inflasi november, inflasi november 2018, nusantaranews, laporan bps, inflasi month to month, indeks harga konsumen

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, JakartaEkonom senior, Rizal Ramli menyebut Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan terbalik, bukan terbaik. Pasalnya, Sri Mulyani dinilai gagal meningkatkan rasio pajak nasional.

Menurut Rizal Ramli, tugas Menteri Keuangan ialah meningkatkan tax ratio agar Indonesia tak tergantung utang. Sebab, jika tax ratio merosot justru akan semakin membuat Indonesia tergantung utang.

“Ini kegagalan utama Menteri Keuangan terbalik, saya bukan bilang terbaik. Kalau terbaik itu buat asing. Kalau buat ekonomi Indonesia malah terbalik,” sebut pria yang akrab disapa RR di di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/8).

Kritikan pedas RR ini terkait rencana Sri Mulyani yang akan kembali memberlakukan program pengampunan pajak atau tax amnesty untuk kali kedua.

“Ide tax amnesty kedua, ini benar-benar konyol. Yang pertama saja gagal total,” kata mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era Gus Dur itu.

Loading...

RR menjelaskan kegagalan tax amnesty di mana capaian rasio jumlah pajak atau tax ratio dari 2010 ke 2018 terus menurun, yang semula 9,52 persen menjadi 8,85 persen.

Data tersebut hanya rasio pajak tanpa dihitung dengan bea dan cukai serta royalti dari SDA migas dan tambang. Sedangkan, tax ratio keseluruhan turun dari 13,61 persen pada 2010 menjadi 11,45 persen pada 2018.

Logikanya, kata dia, setelah dilaksanakan tax amnesty, basis pajak nasional meningkat dan rasio pajak juga meningkat. “Kok malah ada tax amnesty makin merosot, harusnya ada tax amnesty yang gede, kok hasilnya gini,” cetusnya.

Karenaya, RR menganggap ini semua merupakan kegagalan Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Akibat capaian pajak rendah, pemerintah akhirnya harus berutang untuk belanja negara. (adn/eda)

Baca Juga:  Resmikan neuCentrIX Manado, Telkom Kembangkan Internet Indonesia Menuju Industri 4.0

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler