Peta Arab Saudi/Shutterstock
Peta Arab Saudi/Shutterstock

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar karena Qatar dianggap mendukung gerakan ekstremis dan terorisme.

Keempat negara tersebut juga telah memutuskan komunikasi darat, laut dan udara dengan negara Teluk itu, dan Arab Saudi menuding Qatar mendukung aktivitas ektremisme.

Sementara Bahrain menuding media Qatar telah menghasut dan mendukung kegiatan serta pendaraan teroris dalam bentuk senjata kepada kelompok-kelompok militan Iran untuk melakukan sabotase dan menyebarkan kekacauan di Bahrain.

Sekutur dekat Arab Saudi, Bahrain juga dilaporkan mengurangi kontak udara dan laut dengan Qatar dan memberi warganya selama 14 hari untuk meninggalkan negara tersebut.

Sebaliknya, diplomat Bahrain dan UEA hanya memberi waktu 48 jam untuk meninggalkan Qatar.

Belum diketahui apakah pemutusan hubungan diplomatik ini akan mempengaruhi Qatar Airways, yang notabene salah satu maskapai penerbangan jarak jauh terbesar di kawasan ini.

Sedangkan Mesir memutuskan hubungan setelah menuduh negara Teluk Arab mendukung organisasi teroris, termasuk Ikhwanul Muslimin.

Dikatakan, seperti dikutip Express, kebijakan Qatar mengancam keamanan nasional Arab dan menabuh benih perselisihan dan perpecahan masrakakat Arab dengan rencana yang disengaja yang bertujuan untuk kesatuan dan kepentingan negara Arab.

Arab Saudi mengatakan pasukan Qatari akan ditarik dari peran di Yaman. Kerajaan Arab menuduh Qatar mendukung dan membiayai kelompok militan dan menyebarkan ideologi kekerasan mereka dalam referensi yang jelas ke saluran satelit milik pemerintah al-Jazeera.

“[Qatar] merangkul beberapa kelompok teroris dan sektarian yang bertujuan untuk mengganggu stabilitas di wilayah ini, termasuk Ikhwanul Muslimin, ISIS dan Al-Qaeda, dan mempromosikan pesan dan skema kelompok-kelompok ini melalui media mereka secara terus-menerus,” tulis sebuah kantor berita Saudi.

Sebuah pangkalan militer AS terletak di Doha, Qatar. Saat ini rumah-rumah baik Angkatan Udara Qatar, Angkatan Udara AS dan personil Koalisi lainnya dan aset. Tim sepak bola Saudi, Al-Ahli, mengumumkan bahwa mereka telah mengakhiri kesepakatan sponsor antara klub dan Qatar Airways.

Harga minyak melonjak setelah aliansi tersebut menuduh negara kaya Arab Teluk mendukung terorisme. (ed)

Editor: Eriec Dieda

Komentar