EkonomiPolitik

Zulkifli Hasan: Kenapa Ibu Sri Mulyani Sekarang Malah Menyalahkan Masa Lalu?

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (Foto: Istimewa)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani tak perlu mengungkit-ungkit kembali, atau menyalahkan pemerintahan sebelum kepemimpinan Joko Widodo.

Komentar ini sebagai balasan usai Sri Mulyani menyebut pidato Zulkifli Hasan dalam sidang tahunan MPR RI 16 Agustus 2018 menyesatkan dan bermuatan politis.

“Ibu Sri Mulyani mengungkit-ungkit bahwa sebagian utang dibuat pada pemerintahan sebelum Jokowi, khususnya ketika saya masih menjabat Menteri Kehutanan pada pemerintahan pak SBY periode 2009-2014. Saya rasa ibu Sri Mulyani lupa bahwa ibu juga sempat menjadi bagian dari pemerintahan SBY,” kata Zulkifli Hasan melalui keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Diketahui, pidato Zulkifli Hasan dalam pidato sidang tahunan MPR 16 Agustus 2018 menyampaikan bahwa besar pembayaran pokok utang pemerintah yang jatuh tempo tahun 2018 sebesar Rp 400 triliun yang 7 kali lebih besar dari Dana Desa dan 6 kali lebih besar dari anggaran kesehatan adalah tidak wajar.

Baca Juga:  BNPP Gelar Rakor Percepatan Pengembangan Kawasan Eks OBP Segmen Sungai Simantipal

Pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode 2009-2014, Zulkifli Hasan menjabat sebagai Menteri Kehutanan. Jabatan ini diembannya sampai tuntas, yakni 1 Okrober 2014.

“Sebagai Menhut saya tidak bisa membuat kebijakan tentang hutang. Tapi ibu Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan era pak SBY dulu jelas punya kewenangan untuk menentukan berapa banyak kita berhutang dan berapa bunganya. Kenapa sekarang malah menyalahkan masa lalu?,” kata Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) ini. (bya/gdn)

Editor: Gendon Wibisono

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 3,086