Connect with us

Ekonomi

Webinar BNPP Ungkap Beberapa Item Pembangunan di Lumbis Pansiangan

Published

on

Webinar BNPP ungkap beberapa item pembangunan di Lumbis Pansiangan.

Webinar BNPP ungkap beberapa item pembangunan di Lumbis Pansiangan. Foto tangkapan layar Webinar BNPP. Tampak Plt. Camat Lumbis Pansiangan (kiri atas) saat mengikuti kegiatan webinar yang digelar BNPP, Kamis (17/9)

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Webinar BNPP ungkap beberapa item pembangunan di Lumbis Pansiangan. Melalui apliaksi Zoom, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar Webinar dengan tema “Mengelola Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Menuju Indonesia Maju” pada hari Kamis (17/9).

Selain dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri/Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Muhammad Tito Karnavian, sejumlah menteri turut hadir menjadi nara sumber baik secara fisik maupun virtual seperti Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono serta Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate.

Webinar tersebut juga diikuti oleh Gubernur Provinsi dan Bupati/Wali Kota yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga serta 222 Camat Kecamatan Perbatasan (Kecamatan Lokasi Prioritas) di seluruh Indonesia.

Meskipun tak semua Camat terkait dapat hadir karena pengaruh signal yang belum merata diperbatasan, namun Webinar tersebut mampu menyedot netizen untuk menyaksikan lewat aplikasi youtube.

Salah satu wilayah yang menjadi sorotan netizan adalah Kecamatan Lumbis Pansiangan. Pasalnya Kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Lumbis Ogong tersebut sempat menjadi viral lantaran wilayahnya yang berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Ketiadaan akses jalan yang menghubungkan wilayah Lumbis Pansiangan dengan beberapa kota di Kabupaten Nunukan, sempat mengundang keprihatinan banyak pihak.

Pasalnya, satu-satunya sarana transportasi bagi masyarakat di wilayah tersebut hanya melalui sungai yang menyita waktu lebih dari 6 jam perjalanan dan ongkos sewa perahu yang mencapai Rp. 5-6 juta.

Baca Juga:  Perjuangkan Kaum Santri, Kaukus Muda PPP Sosialisasi UU Pesantren di Yogyakarta

Beruntung Plt. Camat Lumbis Pansiangan yakni Lumbis Pangkayungon termasuk sosok yang inovatif sehingga terus berupaya mengejar daerah lain atas ketertinggalan wilayah yang dipimpinya.

“Bagi Kecamatan Lumbis Pansiangan menghadiri rapat tersebut sangat penting sebagai kecamatan yang kurang lebih 9 bulan baru definitif,” ungkap Lumbis.

Ia mengungkapkan, saat ini Pusat Pemerintahan Lumbis Pansiangan di Labang akan di bangun PLBN dan menjadi salah satu topik pembahasan dalam paparan Kepala BNPP dalam Webinar.

Lumbis sangat mengapresiasi digelar ya Webinar tersebut, karena ia dapat mengetahui beberapa item pembanguan strategis yang sangat dibutuhkan di Kecamatan Lumbis Pansingan sebagai penguatan karena sebagaian besar telah dimasukkan dalam rencana induk BNPP 2021-2024, seperti:

  1. Pemasangan penerangan jalan umum (PJU) jalan akses ke PLBN Labang.
  2. Pembangunan/peningkatan jalan, jembatan dan lingkungan pemukiman desa pendukung
  3. PLBN Labang (5 Desa).
  4. Pembangunan Jalan Penghubung Desa Panas – Jalan Pararel Perbatasan
  5. Pembangunan Jalan Penghubung Desa Sumantipal – Jalan Pararel Perbatasan.
  6. Pembangunan Jalan Penghubung Desa Ngawol – Jalan Pararel Perbatasan.
  7. Pembangunan Jalan Penghubung Desa
  8. Langgason – Jalan Pararel Perbatasan
  9. Pembangunan Jalan Labang – Sumantobol.
  10. Pembangunan Jembatan Sungai Pansiangan dan Sungai Sedalid sebagai akses menuju PLBN Labang.
  11. Pembangunan Terminal Transit Penumpang Malaysia-Indonesia di sekitar PLBN Labang
  12. Pengembangan Desa Broadband Terpadu yang memperoleh jaringan internet agar menunjang desa wisata di Lumbis Pansiangan.
  13. Peningkatan sistem telekomunikasi (4G) untuk menunjang promosi wisata desa di perbatasan dan sekitar PLBN.
  14. Pemenuhan BBM satu harga di Lumbis Pansiangan.
  15. Pematangan lahan pemukiman penduduk desa di sekitar PLBN Labang
  16. Bronjong penahan Bajir Desa Labang panjang
  17. Pembukaan jalan desa Sumantipal (dari pemukiman Mauni) menuju PLBN Labang perkiraan anggaran 10 M (panjang jalan 8 km)
  18. Pengembangan pusat wisata anjungan (Pulungan Kadila) Labang
  19. Pengembangan sarana penunjang wisata arung giram di Lumbis Pansiangan
  20. Pembangunan homestay sebagai pendukung pengembangan wisata arung giram Lumbis Pansiangan.
Baca Juga:  Ini Perbedaan Perpres Penggunaan Tenaga Kerja Asing Era SBY dan Jokowi

Lumbis menaklumi bahwa usulan-usulan tersebut tidak sekaligus dapat dibangun karena semuanya melalui proses dan tahapan sesuai dengan regulasi dan perundang-undangan yang berlaku. Namun yang penting dan patut disyukuri adalah pada saat ini usulan-usulan tersebut masuk dalam Rencana Induk (Renduk) BNPP untuk dibangun dari 2021-2024

Sebagai Kecamatan yang memiliki wilayah yang baru (OBP Singmen Sungai Sumantipal) tentunya juga tak lepas dari pembahasan oleh pemerintah pusat ke mana arah wilayah tersebut untuk dibangun,” pungkasnya. (ES)

Loading...

Terpopuler