Connect with us

Mancanegara

Uni Eropa Tidak Mendukung Lagi Juan Guaido Sebagai Presiden Venezuela

Published

on

Uni Eropa tidak mendukung lagi Juan Guaido sebagai Presiden Venezuela

Uni Eropa tidak mendukung lagi Juan Guaido sebagai Presiden Venezuela/Foto Gedung Parlemen Eropa di Brussel.

NUSANTARANEWS.CO, Brussel – Uni Eropa tidak mendukung lagi Juan Guaido sebagai Presiden Venezuela. 27 negara bagian UE telah mengatakan bahwa mereka tidak dapat lagi secara hukum mengakui Guaido setelah dia kehilangan posisinya sebagai kepala parlemen dalam pemilihan legislatif di Venezuela pada bulan Desember.

Terlepas dari resolusi Parlemen Eropa minggu lalu, dalam sebuah pernyataan UE telah menurunkan status Guaido hanya sebagai “teman bicara yang istimewa” – setelah tidak dianggap lagi sebagai presiden sementara Venezuela. Sekaligus mempertahankan posisi Guaido sebagai bagian dari oposisi demokratis di Venezuela.

“Uni Eropa mengulangi seruannya untuk … kebebasan dan keamanan semua lawan politik, khususnya perwakilan dari partai oposisi yang terpilih ke Majelis Nasional 2015, dan terutama Juan Guaido,” kata pernyataan itu setelah pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Brussel.

Uni Eropa telah berhenti menyebut Guaido sebagai “penjabat presiden” Venezuela setelah mandat kepemimpinan Majelis Nasionalnya berakhir awal bulan ini. Seperti diketahui, Uni Eropa mengakui Juan Guaido sebagai presiden Venezuela pada Januari 2019, setelah mengikuti seruan dari Washington untuk mendeklarasikannya sebagai kepala negara.

Belakangan, pemerintahan Trump gagal menekan komunitas internasional untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro. Presiden terpilih, Joe Biden sebaliknya telah mengatakan bahwa siap “bernegosiasi” dengan Maduro untuk mengakhiri krisis politik dan ekonomi yang sedang berlangsung. Biden juga menambahkan bahwa dia tidak akan menuntut pengunduran diri presiden Venezuela sebagai prasyarat untuk mengakhiri sanksi AS. (Banyu)

Loading...

Terpopuler