Connect with us

Berita Utama

Terdampak Covid-19, Peternak Telur Puyuh di Situbondo Menjerit

Published

on

Terdampak Covid-19, Peternak telur puyuh di Situbondo menjerit.

Terdampak Covid-19, Peternak telur puyuh di Situbondo menjerit/Foto: Anggota FPKB DPRD Jatim Ubaidillah, menggelontorkan bantuan untuk para peternak telur puyuh di Situbondo saat jaring aspirasi, Jumat (5/3).

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Terdampak Covid-19, Peternak telur puyuh di Situbondo menjerit. Lesunya perekonomian di Jatim terlebih para peternak telur puyuh karena pandemi Covid-19 ditangkap anggota FPKB DPRD Jatim Ubaidillah. Pria yang juga anggota Komisi A DPRD Jatim ini menggelontorkan bantuan untuk para peternak telur puyuh di Situbondo.

“Saat saya bertemu dengan para peternak telur puyuh, mereka mengeluhkan karena ekonomi menurun karena adanya pandemi. Mereka kekurangan modal untuk mengembangkan usahanya agar bisa tetap bertahan di tengah pandemi. Oleh sebab itu saya gelontorkan bantuan dana untuk mereka,” jelasnya ketika ditemui di Situbondo saat jaring aspirasi, Jumat (5/3).

Dibeberkan oleh Ubaidillah, dengan bantuan tersebut, pihaknya berharap para peternak bisa tetap semangat dan bisa membangkitkan perekonomian para peternak telur puyuh di Situbondo.

Pandemi Covid-19 mulai berdampaknya terhadap para peternak puyuh petelur. Mereka terancam gulung tikar. Penyebabnya, harga telur anjlok dan peternak kesulitan mengirim keluar kota. Selain itu, harga pakan naik. saat ini harga telur puyuh perkilonya hanya Rp 18 ribu sampai Rp 20 ribu.

Padahal sebelum wabah Covid-19, harganya mencapai Rp 23 ribu perkilonya. Bahkan saat ini peternak juga kebingungan menjual telur-telur puyuhnya lantaran daerah yang biasanya dipasok menerapkan karantina wilayah. (setya)

Loading...

Terpopuler