Luapan air saat Tanggul Muara Baru Jebol. Foto: Dok. Merdeka
Luapan air saat Tanggul Muara Baru Jebol. Foto: Dok. Merdeka

NusantaraNews.co, Jakarta – Ketua Front Rakyat Tolak Reklamasi, Amirullah Hidayat menegaskan, jebolnya Tanggul Muara Baru beberapa Hari lalu, yang merugikan pemerintah Propinsi DKI Jakarta Dan Masyarakat Jakarta Utara akibat pembangunan Reklamasi Teluk Jakarta tidak bisa dibiarkan Saja.

“Kejadian itu disebabkan Proyek Reklamasi maka Pengusaha yang melakukan Reklamasi harus diproses aparat kepolisian dan segera ditangkap. Karena pengerjaan Proyek itu ilegal,” kata Amirullah kepada Redaksi NusantaraNews.co, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Polisi, cetus Amirullah, jangan diam saja. Menurutnya, polisi harus segera menangkap Pengusaha yang terlibat.

“Ini sudah banyak kerugian yang disebabkan Reklamasi, termasuk menangkap pejabat yang kongkalikong dengan pengusaha baik itu di tingkat pemerintah Pusat maupun Pemerintah Propinsi DKI yang selama ini membiarkan Reklamasi berjalan,” jelas dia.

“Apalagi, kita ketahui bersama, Sekretaris Daerah Propinsi DKI telah diperiksa oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK),” imbuh Ketua Kornas Fokal IMM itu.

Ditambahkannya, Front Rakyat Tolak Reklamasi yang terdiri dari gabungan beberapa organisasi sosial Dan Mahasiswa akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan, menolak Reklamasi Dan akan melawan arogansi Pengusaha Dan Pejabat yang terlibat.

“Kita meminta kepada Gubernur Dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk tidak takut dengan tekanan dari siapapun dan kekuatan manapun yang ingin Reklamasi berjalan. Kita siap menghadapi mereka apapun resikonya. Ini semua demi kedaulatan dan masa depan bangsa dimasa depan,” tandas Kader Muda Muhammadiyah ini.

Pewarta/Editor: Achmad S.

Komentar