Connect with us

Politik

Soal Wacana Pembatasan Caleg Artis, Ketua DPR: Itu Sangat Tak Adil

Published

on

Anggota DPR dari kalangan artis/Ilustrasi

NUSANTARANEWS.CO – Wacana pembatasan kuota calon legislasi dari kalangan DPR tengah digagas pemerintah. Hal itu direncanakan untuk menjadi bagian materi pembahasan pada revisi UU pemilu.

Ketua DPR Ade Komarudin (Akom) mengaku tidak setuju dengan keinginan pemerintah tersebut. Bagi dia, kalangan artis selama ini justru telah banyak memberikan kontribusi bagi pemenangan partai masing-masing saat Pileg 2004 hingga 2009 lalu.

“Menurut saya itu sangat tidak adil,” ujar Akom di gedung DPR, Jakarta, Jumat (26/8/2016).

Akom mengungkapkan faktanya sejumlah politisi berlatar belakang artis selama ini menjadi ikon bagi setiap partai. Bahkan, kata dia, mereka menjadi mesin penyedot suara besar untuk membantu partainya merebut kemenangan pada setiap pemilu.

Akom menganggap pembatasan Caleg dari kalangan artis dapat menghadirkan makna upaya pengkambinghitaman atas kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas kerja dewan di parlemen.

Loading...

“Artis menjadi nomor satu dan menjadi maskot bagi partai untuk berebut suara sebanyak-banyaknya. Sekarang artis dikambinghitamkan sebagai faktor bagi menurunnya kualitas dewan,” jelasnya.

Akom menilai rekrutmen politik idealnya tidak membatasi profesi apapun. Ia percaya, ada sekian banyak kalangan artis memiliki kapasitas yang baik sebagai politisi.

“Saya bisa memberikan bukti orang tertentu yang punya kualitas baik untuk menjadi anggota DPR. Hal yang sama dari organisasi kemasyarakatan, ya ada yang bagus. Ada yang tidak bagus. Itu biasa,” ucapnya. (hatiem castro)

Loading...

Terpopuler