Connect with us

Politik

Setelah Vakum 8 Bulan, Malam Ini SBY akan Pidato Kontemplasi

Published

on

curhatan sby, masa depan, karir politik, ahy, sby, nusantaranews

SBY curhat kepada publik karena putranya, AHY, dikritik dan di-bully publik usai bertemu dengan Jokowi di Istana Negara beberapa waktu lalu. (Foto: Youtube/Kompas TV)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY akan menyampaikan pidato politik kepada kader partai Demokrat setelah vakum kurang lebih 8 bulan di Puri Cikeas, Bogor, Senin (9/9/2019) malam.

“Ketua Umum sedang mempersiapkan pidato politiknya nanti malam, yang kami sebut pidato kontemplasi setelah delapan bulan off tidak tampil di publik,” tutur Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan di Kantor DPP Demokrat, Jakarta.

Kontemplasi SBY, beber Hinca, intinya berkaitan dengan negara, pribadi, dan keluarganya. Ketiga hal itu, kata Hinca, merupakan hasil perenungan selama mendampingi pengobatan istrinya, Ani Yudhoyono.

“Kontemplasi SBY, merupakan hal penting untuk disimak para kader dalam bertugas selama lima tahun ke depan,” kata Hinca.

SBY, lanjutnya, tidak akan membahas soal situasi politik, hukum, dan keamanan yang terjadi saat ini, salah satunya menyangkut revisi UU KPK. SBY hanya akan menyampaikan kontemplasi selama delapan bulan tidak tampil di hadapan publik.

Loading...

“Kalau nanti soal politik itu mungkin akan kami sampaikan besok waktu pembekalan tanggal 10. Jadi hari ini lebih pada kontemplasi dulu, pemunculan beliau perdana setelah delapan bulan off,” ujarnya.

Pidato kontemplasi SBY akan dihadiri oleh pengurus DPP, DPD, DPC, hingga anggota DPR/DPRD terpilih periode 2019-2024. Ia memperkirakan kader yang menyaksikan langsung pidato kontemplasi SBY sekitar 2.000 orang.

Sebelum pidato digelar, para kader akan mengikuti acara tahlilan untuk mengenang wafatnya Ani Yudhoyono. “Saya harap sekitar jam 19.30 WIB sudah bisa memulai acara pidato kontemplasi beliau dan dilanjutkan dengan ultah partai dan ultah Pak SBY,” ujar Hinca.

Baca Juga:  Pemprov Kaltara: Pelaku Karhutla Perlu Diberi Efek Jera

Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler