Connect with us

Puisi

Sajak-sajak Ernatus Zulaihah

Published

on

sajak-sajak, sajak, kumpulan sajak, sajak ernatus zulaihah, nusantaranews

Ernatus Zulaihah. (Foto: Dok Pribadi)

Acc Puisi

Melayang-layang tinta hitam itu
Dengan riyangnya terjun
Berharap terjun di lapanagan putih
Dengan sasaran yang aku inginkan

Purwokerto, 28 September 2019

 

Ibu

Bagaikan malaikat
Yang selalu dikubarkan
Disaat anakmu butuh sayapmu
Ibarat jam berputar
Yang tak pernah mengenal lelah
Biar pun yang kau dapat hanyalah duri
Tetapi kau memberi bunga

Purwokerto, 19 September 2019

 

Sakit

Jika air menetes kebumi
Jangan larang batu akan rapuh
Jika hujan di sertai awan
Jangan larang tumbuhan akan goyang
Kalo Alloh menngirimkan musibah
Jangan larang aku akan tabah dan setia padamu

Purwokerto, 26 September 2019

 

Patah Hati

Seketika badai petir menyambar ruang hatiku
Yang tadinya kokoh seketika menjadi rapuh
Mellihat awan dan pelangi bersatu
Ingin rasanya jadi dinding di antara mereka

Purwokerto, 27 September 2019

 

Doa

Sepatah kata pada
Ombak menghantam karang dengan dahsyatnya
Kutembuskan langit dipengujung waktuku
Berharap air dan api saling bersatu
Untuk melihat perdamaian

Purwokerto, 25 September 2019

 

Pilu

Rasa yang menggerogoti hati
Paku yang menusuk didada
Sakit ….
Sembilu hati mengiringi
Sembuh,
Aku mencarimu

Purwokerto, 11 Oktober 2019

 

 

 

 

 

 

Biodata Penulis:

Ernatus Zulaihah, biasa dipanggil Erna, lahir di desa Bulaksari, Cilacap Jawa Tengah, pada 03 Maret 2001. Saat ini dia tercatat sebagai mahasiswa di Insitut Agama Islam Negri (IAIN) Purwokerto prodi Bimbingan Konseling Islam (BKI). Alamat rumah: Dus, Karang reja RT 04/04 Desa Bulaksari Kec. Bantarsari Kab. Cilacap Jawa Tengah.

Loading...

Jurnalis dan editor di Nusantara News, researcher lepas. | life is struggle and like in silence |

Terpopuler