Connect with us

Mancanegara

Rusia Gelar Latihan Militer di Kaukasus Melibatkan 80.000 Prajurit

Published

on

Rusia gelar latihan militer pada hari Senin (21/9), yang melibatkan hampir 80.000 prajurit.

Rusia gelar latihan militer pada hari Senin (21/9), yang melibatkan hampir 80.000 prajurit.

NUSANTARANEWS.CO, Moskwa – Rusia gelar latihan militer pada hari Senin (21/9), yang melibatkan hampir 80.000 prajurit. Latihan militer terbesar Rusia bersandi “Kavkaz 2020” ini akan berlangsung selama seminggu yang melibatkan Cina, Belarusia, Pakistan, dan beberapa negara lain. Sedangkan India tidak jadi berpartisipasi di menit-menit terakhir, mungkin karena kehadiran Cina dan Pakistan.

Latihan darat dan maritim ini meliputi wilayah Astrakhan, laut Hitam, dan Kaspia dari 21 hingga 26 September, kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan.

Kementarian Pertahanan juga mengungkapkan bahwa latihan militer di Kaukasus tahun ini selain fokus pada melawan rudal jelajah dan kendaraan udara tak berawak – juga akan mensimulasikan taktik pertahanan, serangan bersama, pengepungan, dan kendali komando di medan perang.

Latihan Kavkaz 2020 dimulai di wilayah Abkhazia dan Wilayah Ossetia Selatan (Tskhinvali) lapor Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan pada hari Senin (21/9).

Sebagai informasi, sejak Perang Rusia-Georgia 2008, Rusia telah meningkatkan kehadiran militernya di wilayah Georgia, dengan mengoperasikan dua pangkalan militer. Pangkalan militer ke-7 (Abkhazia) dan ke-4 (Tskhinvali) berada di bawah komando Distrik Militer Selatan.

Menurut kementerian, pusat latihan utama akan berlangsung di Kaukasus Utara, dan di Distrik Militer Selatan Rusia.

Komandan lathan adalah Valeriy Gerasimov, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia.

Simulasi perang dimulai dengan asumsi sebuah organisasi teroris yang didukung oleh negara lawan menjadi ancaman. Hari pertama pelatihan tersebut dimulai dengan para pasukan mengambil posisi dan melakukan komunikasi radio.

Sekitar 60 pesawat angkut militer Ilyushin Il-76 telah dikerahkan sebagai bagian dari latihan. 250 tank, 450 kendaraan tempur infanteri dan pengangkut personel lapis baja, 200 sistem artileri dan beberapa sistem peluncuran roket ambil bagian dalam latihan Kavkaz-2020.

Baca Juga:  Direktur LBHM Desak Pemerintah Hapus Pidana Pengguna Narkotika

Sejumlah 1.000 personel militer dari Cina, Belarus, Myanmar, dan negara lainnya ikut serta pada tahun ini. Cina untuk pertama kalinya ikut latihan di kawasan selatan yang berjarak lebih dari 5.000 kilometer dari Beijing.

Perwakilan dari Azerbaijan, Kazakhstan, Tajikistan, Indonesia, Iran dan Sri Lanka diundang ikut berpartisipasi sebagai pengamat. (Agus Setiawan)

Loading...

Terpopuler