Connect with us

Lintas Nusa

Rawan Prostitusi Terselubung, Ansor Tolak Berdirinya Rumah Musik di Eks Dolly dan Jarak

Published

on

Rawan Timbul Prostitusi Terselubung, Ansor Tolak Berdirinya Rumah Musik Di Eks Lokalisi Dolly Dan Jarak. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Setya)

Rawan Timbul Prostitusi Terselubung, Ansor Tolak Berdirinya Rumah Musik Di Eks Lokalisi Dolly Dan Jarak. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Setya)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Ketua Pengurus Cabang (PC) Ansor Surabaya Mohammad Faridz Afif mengatakan pihaknya menolak adanya rencana berdirinya rumah music di lokasi eks lokalisasi Dolly dan Jarak di Surabaya.

“Kami kawatir jika berdirinya rumah music tersebut akan memunculkan prostitusi baru disana,” ungkapnya di Surabaya, Kamis (30/8/2018).

Faridz mengatakan Ansor Surabaya secara tegas menolak segala macam bentuk prostitusi di Surabaya. ”Jangan jadikan rumah music sebagai prostitusi terselubung di Surabaya,” jelasnya.

Sekedar diketahui, PC Ansor Surabaya menggelar aksi di PN Surabaya. Mereka menolak rencana akan berdirinya rumah music di eks lokalisasi Dolly dan Jarak.

Aksi di gelar di PN Surabaya karena awal Februari lalu, sejumlah warga yang menyatakan diri sebagai Komunitas Pemuda Independent (KOPI) membuka posko pengaduan perampasan hak ekonomi warga di Jalan Jarak.

Komunitas itu mengklaim telah melayangkan gugatan hukum terhadap Pemkot Surabaya atas perampasan hak ekonomi warga, dan meminta ganti rugi ekonomi mencapai Rp2,7 triliun.

Pewarta: Setya/TW
Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler