Connect with us

Politik

PKS: Selamat Bekerja Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf

Published

on

pengamanan pelantikan, pelantikan presiden, wakil presiden, super ketat, nusantara news

Foto Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024. (Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengucapkan tahniah kepada Presiden Jokowi atas pelantikan periode ke II bersama Kiyai Ma’ruf pada (20/10/2019). Ia mengatakan PKS bersama rakyat akan selalu kritis konstruktif membangun Indonesia.

“Saya ucapkan selamat atas pelantikan dan selamat bekerja kepada Presiden Jokowi- Kiyai Ma’ruf pada periode II. Insya Allah kita akan sama-sama membangun Indonesia sebagai koalisi dan oposisi kritis konstruktif,” kata Mardani melalui keterangan tertulis, Senin (21/10).

Lebih lanjut, Legislator Fraksi PKS DPR RI itu mengatakan ada banyak PR yang tidak selesai pada 5 tahun sebelumnya yang harus dituntaskan di periode ke II, “Saya berharap Presiden Jokowi bisa menuntaskan banyak janji-janjinya yang lalu pada 5 tahun kedepan,” ujar Mardani.

Ia mengatakan masih banyak janji Presiden Jokowi seperti konsep Revolusi Mental yang masih belum tuntas dijalankan.

“Janji konsep Revolusi Mental sejalan yang digaungkan Presiden Jokowi dengan reformasi birokrasi harus bener-benar di tuntaskan di periode ke II,” kata Mardani.

Loading...

Selain itu, masih banyak masalah besar lain seperti janji pertumbuhan ekonomi sebesar 7 % yang masih belum terpenuhi, defisitnya neraca perdagangan, ekspor yang masih melempem, semerautnya pengelolaan BPJS, bleeding-nya Karhutla, meningkatkan lapangan kerja tenaga hingga menjaga kesejahteraan masyarakat belum lagi kualitas pendidikan yang belum membaik.

Oleh karena itu, Mardani mengingatkan bahwa janji itu adalah hutang yang harus bayar.

“Saya mendoakan agar Pak Jokowi bisa menuntaskan semua janji dalam kampanyenya, insya Allah bila semua janji itu bisa di tepati akan dikenang sebagai presiden yang sukses memimpin Indonesia selama 10 tahun pemerintahan, PKS insya Allah akan Istiqomah menjadi Oposisi kebaikan yaitu kritis konstruktif,” pungkasnya. (ach/sld)

Baca Juga:  Komunitas Sipil Depok Gelar Jalan-jalan Sejarah Keberagaman Depok Tempo Doeloe

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler