Connect with us

Politik

PKB Persilahkan Khofifah Nyagub, Tapi?

Published

on

Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin)/Foto Romandhon/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – PKB Persilahkan Khofifah Nyagub. Kembali warga Nahdliyin wilayah Jawa Timur dibuat dilema, ketika jelang hajatan menuju pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur, dua tokoh berpengaruh dari kalangan NU mencalonkan diri. Selain Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang sudah dipastikan diusung dari PKB, terdapat satu nama lagi, yakni Khofifah Indar Parawansa.

Sebagaimana diketahui, perempuan yang kini menjabat sebagi Menteri Sosial ini dikabarkan juga siap mencalonkan diri menuju Jatim satu untuk ketiga kalinya. Menanggapi hal itu, Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar menjelaskan bahawa dirinya tak mempersoalkan pencalonan Khofifah.

Bahkan Cak Imin sapaaan akrab Muhaimin Iskandar itu justru mempersilahkannya. “Ya silahkan saja bu Khofifah kalau mau maju, itu haknya setiap orang ya,” ujar Cak Imin singkat kepada wartawan saat ditemui di gedung DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat.

Kendati demikian, dirinya agak sedikit menyayangkan soal pencalonan itu. Pasalnya, kata Cak Imin, idealnya atau lebih baiknya, ia menyarankan agar NU mengusung satu calon saja, supaya tidak terjadi persaingan satu sama lain.

“Tapi sebagai sesama warga NU, aktivis dan pengurus warga besar NU berharap NU satu calon sehingga tidak ada persaingan yang akan membuat kesalahpahaman dan pertentangan antar sesama warga NU,” sambungnya.

Sementara itu, dalam rilis Surabaya Survey Center (SSC) menyebut popularitas Gus Ipul saat ini berada di bawah Khofifah Indar Parawansa.

Di masyarakat Jatim, Khofifah dinilai sosok yang sudah sangat populer dengan prosentase 90,0%. Sedang Gus Ipul, berdasarkan hasil survey SSC menempati urutan kedua setelah Khofifah dengan perolehan 84,6%.

Pewarta/Editor: Romandhon

Loading...

Terpopuler