Connect with us

Politik

Pilkada Serentak 2020: Dari 738 Paslon, 25 Paslon Melawan Kotak Kosong

Published

on

Pilkada Serentak 2020: Dari 738 Paslon, 25 Paslon melawan Kotak Kosong.

Pilkada Serentak 2020: Dari 738 Paslon, 25 Paslon melawan Kotak Kosong.

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pilkada Serentak 2020: Dari 738 Paslon, 25 Paslon melawan Kotak Kosong. Data ini dihimpun berdasarkan Sistem Informasi Pencalonan (Silon) pada 13 September 2020, pukul 24.00 WIB. Total tercatat ada 738 paslon yang mendaftar, kata Komisioner KPU Ilham Saputra, Senin (14/9).

Dari 738 paslon ini, kata Ilham, terdiri dari 25 paslon gubernur dan wakil gubernur, 611 paslon bupati dan wakil bupati, serta 102 paslon wali kota dan wakil wali kota. Ilham juga merinci bahwa 647 paslon diusung oleh partai politik, 66 jalur perseorangan, dan 25 calon tunggal. “Jumlah bakal calon laki-laki 1.321 dan bakal calon perempuan 155,” terang Ilham.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga mendata terdapat 25 kabupaten/kota paslon tunggal,” tambah Ilham.

Sesuai Pasal 54c ayat (1) Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, KPU bisa melanjutkan tahapan dengan hanya satu pasangan calon. Paslon itu akan berhadapan dengan kotak kosong di surat suara. Paslon tersebut hanya bisa menang jika meraih lebih dari 50 persen suara sah.

Berikut daftar 25 pasangan calon yang akan melawan kotak kosong di Pilkada Serentak 2020:

Sumatera Utara
  1. Kabupaten Humbang Hasundutan
  • Dosmar Banjarnahor (petahana bupati) – Oloan P. Nababan
  1. Kota Gunungsitoli
  • Lakhomizaro Zebua-Sowa’a Laoli (petahana wali kota-wakil wali kota)
  1. Kota Pematangsiantar
  • Asner Silalahi-Susanti Dewayani
Sumatera Barat
  1. Kabupaten Pasaman
  • Benny Utama-Sabar AS
Sumatera Selatan
  1. Kabupaten Ogan Komering Ulu
  • Kuryana Azis-Johan Anuar (petahana bupati-wakil bupati)
  1. Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan
  • Popo Ali Martopo-Sholehien Abuasir (petahana bupati-wakil bupati)
Bengkulu
  1. Kabupaten Bengkulu Utara
  • Mian-Arie Septia Adinata (petahana bupati-wakil bupati
Baca Juga:  Purabaya, Muasal Nama Madiun Pemilik Ikon Kampung Pesilat
Jawa Tengah
  1. Kabupaten Boyolali
  • Mohammad Said Hidayat (petahana wakil bupati) – Wahyu Irawan
  1. Kabupaten Grobogan
  • Sri Sumarni (petahana bupati) – Bambang Pujiyanto
  1. Kabupaten Kebumen
  • Arif Sugiyanto (petahana wakil bupati) – Ristawati Purwaningsih
  1. Kota Semarang
  • Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu (petahana wali kota-wakil wali kota)
  1. Kabupaten Sragen
  • Kusdinar Untung Yuni Sukowati (petahana bupati) – Suroto
  1. Kabupaten Wonosobo
  • Afif Nurhidayat-Muhammad Albar
Jawa Timur
  1. Kabupaten Kediri
  • Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa
  1. Kabupaten Ngawi
  • Ony Anwar Harsono (petahana wakil bupati) – Dwi Rianto Jatmiko
Bali
  1. Kabupaten Badung
  • I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa (petahana bupati-wakil bupati)
Nusa Tenggara Barat
  1. Kabupaten Sumbawa Barat
  • Musyafirin-Fud Syaifuddin (petahana bupati-wakil bupati
Sulawesi Selatan
  1. Kabupaten Gowa
  • Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni (petahana bupati-wakil bupati)
  1. Kabupaten Soppeng
  • A. Kaswadi Razak (petahana bupati) – Luthfi Halide
Sulawesi Barat
  1. Kabupaten Mamuju Tengah
  • M. Aras T-H. Muha Amin Jasa (petahana bupati-wakil bupatii
Kalimantan Timur
  1. Kota Balikpapan
  • Rahmad Mas’ud (petahana wakil wali kota) – Thohari Aziz
  1. Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Edi Damansyah (petahana bupati) – Rendi Solihin
Papua
  1. Kabupaten Manokwari Selatan
  • Markus Waran-Wempie Welly Rengkung (petahana bupati-wakil bupati)
  1. Kabupaten Pegunungan Arfak
  • Yosias Saroy-Marinus Mandacan (petahana bupati-wakil bupati)
  1. Kabupaten Raja Ampat
  • Abdul Faris Umlati (petahana bupati) – Orideko I Burdam (Ibrahim/ed.Banyu)

Loading...

Terpopuler