Connect with us

Ekonomi

Petani Ponorogo Panen Raya Kedelai

Published

on

petani ponorogo, tni ponorogo, panen raya kedelai, swasembada pangan, nusantara, nusantara news

Petani dan TNI Ponorogo melakukan panen raya kedelai sebagai upaya wujudkan swasembada pangan. (Foto: NUSANTARANEWS.CO/Muh Nucholis)

NUSANTARANEWS.CO, Ponorogo – Unifikasi tanaman pada lahan pertanian sangat baik untuk mempertahankan kesuburan tanah terutama lahan persawahan yang menjadikan padi sebagai tanaman utama.

Hal tersebut telah dilaksanakan oleh para petani di Desa Gontor Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Dalam setahun masa tanam para petani di desa ini telah melaksanakan pola unifikasi tanaman pertanian berupa padi-padi-jagung atau padi-padi-kedelai.

“Pada masa tanam pertama dan kedua musim penghujan petani di desa Gontor ini menanam padi, pada saat musim kemarau tiba petani akan melaksanakan menanam jagung atau kedelai,” terang Serda Pamuji Babinsa Gontor Koramil 0802/15 Mlarak disela-sela kesibukannya melaksanakan pendampingan panen kedelai seluas satu hektar milik beberapa anggota Poktan Maju desa Gontor, Selasa (23/10).

Kepada sejumlah wartawan, Serda Pamuji selaku Babinsa Koramil 0802/15 Mlarak yang sehari-hari melaksanakan kegiatan upsus swasembada pangan dengan cara mendampingi petani dalam setiap tahapan usaha pertaniannya ini menuturkan bahwa petani di desa Gontor telah dapat memahami pentingnya unifikasi tanaman pada lahan pertaniannya.

“Di mana kondisi lahan pertanian di wilayah desa Gontor ini rentan terhadap zat asam tinggi sehingga setelah menanam padi sebanyak dua kali dalam setahun maka mereka akan menanam jagung atau kedelai sebagai selingan tanaman pada lahan pertanian mereka,” katanya.

Sehingga menurutnya lahan pertanian berupa persawahan ini sempat mengalami pengeringan untuk menghindarkan tingginya zat asam di lahan pertanian saat ditanami padi nantinya.

“Pada musim tanam kedelai tahun lalu rata-rata produktifitas kedelai di desa Gontor ini mencapai 1,5 hingga 1,7 ton per hektar dan diperkirakan produktifitas tanaman kedelai milik petani khususnya anggota poktan Maju desa Gontor ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” harap Serda Pamuji.

Baca Juga:  Kata Gus Mus, Sastra Makanan Sehari-hari Orang Pesantren Hingga Lahir Banyak Sastrawan

Lebih lanjut Serda Pamuji menjelaskan bahwa usai melaksanakan pendampingan panen kedelai milik petani di wilayah binaannya ini, dia akan tetap mendampingi petani dalam penanganan pasca panen bersama-sama dengan pendamping pertanian UPT Distan dan BPP kecamatan Mlarak.

Pewarta: Muh Nurcholis
Editor: Gendon Wibisono

Loading...

Terpopuler