Connect with us

Kesehatan

Pembangunan RS Bhakti Bunda Malang Diminta Dihentikan Karena Mengandung Limbah Beracun

Published

on

Pembangunan RS Bhakti Bunda Malang

Pembangunan RS Bhakti Bunda Malang. (Foto: Setya W)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Anggota Komisi D DPRD Jatim Musyafak Noer mengatakan pihaknya minta agar  pembangunan rumah sakit Bhakti Bunda di kota Malang oleh pihak YKP BRI dan DAPEN BRI  dihentikan. Alasannya, pembangunannya ditolak oleh warga setempat.

“Kami minta agar pembangunan rumah sakit tersebut ditunda terlebih dahulu. Dibicarakan baik-baik dengan warga, mengingat lokasinya dekat padat penduduk,” ungkap anggota Komisi D DPRD Jatim Musyafak Noer saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (27/1/2020).

Pria yang juga ketua PPP Jatim ini mengatakan pihaknya memaklumi penolakan warga terhadap keberadaan rumah sakit tersebut mengingat rumah sakit akan menghasilkan Limbah B3.

“Saat ini di Propinsi kami sedang gencar-gencarnya fokus untuk penanganan limbah B3. Terlebih limbah rumah sakit jika tak ditangani secara benar akan berdampak buruk pada warga sekitar,” ujar Musyafak.

Diungkapkan oleh Musyafak, pihaknya berharap investor harus mengurus perijinan administrasi secara detail persyaratan pembangunan sebuah rumah sakit, termasuk mendengar aspirasi warga sekitar.

“Kami minta Pemkot Malang untuk turun langsung membantu mediasi. Jika ditemukan ada pelanggaran dalam pendirian ijinnya, maka harus ditindak,” tandasnya.

Terpisah,  salah satu koordinator warga Agus Rahmadi membenarkan adanya penolakan tersebut. Menurut Agus, warga menolak karena dampak pembangunannya sangat mengganggu warga.

“Kebisingan, mengganggu mata air dan limbahnya juga akan mengganggu warga,” imbuhnya.

Agus Rahmadi mengakui kalau pihak pengelola rumah sakit pernah mengajak dialog warga, namun,bukan warga terdampak langsung yang diajak berdialog dengan pihak pengelola.

“Justru warga yang RT RW nya jauh dari rumah sakit diajak dialog, sedangkan warga yang ketempatan tak diajak dialog. Kami minta walikota Malang membantu menghentikan pembangunan rumah sakit tersebut,” tutupnya. (setya)

Loading...

Terpopuler