Connect with us

Berita Utama

Pasien Covid-19 di Bojonegoro Meningkat, Pemerintah Disebut Kurang Sosialisasi Varian Baru

Published

on

Pasien Covid-19 di Bojonegoro meningkat, pemerintah disebut kurang sosialisasi varian baru.

Pasien Covid-19 di Bojonegoro meningkat, pemerintah disebut kurang sosialisasi varian baru/Foto: Anggota DPRD Jatim Nur Azis.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Lonjakan pandemi Covid-19 varian India tak hanya muncul di kabupaten Bangkalan Madura. Di Bojonegoro juga mengalami hal serupa.

Menurut anggota DPRD Jatim Nur Azis mengatakan dari laporan yang masuk saat ini di Bojonegoro sangat memprihatinkan dalam peningkatan jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19.

“Ada peningkatan. Namun, soal jumlah pastinya belum diketahui. Yang pasti ada peningkatan,” ungkapnya saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (23/6).

Dibeberkan oleh politisi asal PKB ini mengatakan seluruh rumah sakit di Bojonegoro saat ini penuh pasien Covid-19. “Membludak sekali sehingga perlu didirikan rumah sakit lapangan di sana,” jelasnya.

Mantan pimpinan DPRD kabupaten Tuban ini mengatakan pihaknya menyayangkan kurang sosialisasinya jenis-jenis varian baru oleh pemerintah sehingga kewaspadaan masyarakat berkurang.

“Peningkatan karena kurang sosialisasi jenis-jenis varian tersebut sehingga masyarakat meremehkan. Ke depan pihaknya berharap adanya sosialisasi massal yang dilakukan pemerintah terkait jenis-jenis varian baru Covid-19 ini,” tandasnya. (setya)

Loading...

Terpopuler