Connect with us

Kesehatan

Para Wanita Disarankan Antisipasi Cedera Seks

Published

on

Seks Pasutri membuat otak tambah cerdas. Foto: Dok. The Independent

NUSANTARANEWS.CO – Cedera seks adalah sebuah istilah yang terdengar sangat menakutkan. Para wanita yang aktif secara seksual disarankan untuk mengetahui agar terhindar dari ‘malapetaka’ tersebut.

Pasalnya, seperti dilansir Mirror, cedera seks bisa menyebabkan memar dan sangat menyakitkan. Gejalanya seperti kram, pendarahan tak normal, nyeri saat bersenggama dan nyeri di perut bagian bawah.

Salah satu penyebab terjadinya cedera seks ialah akibat seorang wanita tidak merasa cukup terstimulasi. Saat terangsang, leher rahim seorang wanita akan menjadi lebih besar, lebih lembut dan sekitar dua-tiga inci lebih tinggi. Jika tidak akan senggama, serviks tetap lebih rendah dan agak keras.

Kondisi tersebut mungkin terjadi saat pasangan suami-istri bersenggama mendekati masa menstruasi.

Menurut Ravishly, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah memar serviks. Ia menuturkan, pasangan suami-istri baiknya meluangkan waktu sekitar 20-30 menit untuk melakukan foreplay (pemanasan) agar dapat membantu menghindari luka memar serviks tersebut.

Pewarta: Alya Karen
Editor: Gendon Wibisono

Advertisement

Terpopuler