Connect with us

Kesehatan

Mensos: Keluarga Miliki Peran Strategis Bentengi Anggotanya dari Bahaya Narkoba

Published

on

ILUSTRASI

ILUSTRASI

NUSANTARANEWS.CO – Mensos: Keluarga Miliki Peran Strategis Bentengi Anggotanya dari Bahaya Narkoba. Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam upaya membentengi anggota keluarga dari perilaku penyalahgunaan Narkoba Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza).

“Keluarga memiliki peran sebagai benteng dalam upaya menyelamatkan generasi bangsa dari tindak penyalahgunaan napza,” ungkap Mensos seperti dikutip dari siaran pers yang diterima nusantaranews.co di Jakarta, Sabtu (18/6/2016).

Saat ini, menurut Mensos, para pengedar narkoba sudah menggunakan modus baru, yakni dengan menyasar pengguna yang masih sangat belia, yaitu anak-anak Sekolah Dasar (SD), bahkan anak-anak di Taman Kanak-kanak (TK) dengan bentuk permen. “Permen yang mengandung napza tersebut berwarna menarik dan dengan harga yang sangat terjangkau, hanya Rp1000 dan anak-anak tidak curiga,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Mensos, dalam upaya pencegahan dan penanggulangan dari korban napza tersebut, mak semua pihak dan elemen bangsa perlu bergandengan tangan dan tidak bisa bekerja sendiri-sendiri.

“Saya selalu mengulang-ulang untuk selalu waspada dan terus mengkampanyekan tentang bahaya dari napza, sebab saat ini Indonesia sudah termasuk dalam kondisi darurat napza,” katanya.

Loading...

Kementerian Sosial (Kemensos) mengapresiasi upaya dari elemen dan unsur masyarakat yang turut membantu mencegah dan memerangi peredaran napza.

Sedangkan bagi korban penyalahgunaan napza, Mensos menambahkan, pemerintah melakukan upaya rehabilitasi sosial dan medis. Rehabilitasi sosial di bawah kewenangan Kemensos, sedangkan medis di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes). “Rehabilitasi sosial di Kemensos dilakukan di 160 Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di seluruh Indonesia,” ungkap Mensos lagi. (Deni)

Loading...

Terpopuler