Connect with us

Politik

Mantan Menpora Ingin Satu Lawan Satu

Published

on

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault/Ilustrasi SelArt/Nusantaranews

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault/Ilustrasi SelArt/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Mantan Menpora Ingin Satu Lawan Satu. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adyaksa Dault mengatakan, tidak perlu banyak orang untuk melawan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menurutnya, cukup berhadapan saja satu lawan satu.

Kendati demikian, langkah tersebut diakui Adyaksa tidaklah mudah. “Kita perlu persatuan ummat,” kata dia.

(Baca juga: Saleh Daulay: Masyarakat DKI Cerdas)

Saat ini, lanjut Adyaksa, zamanya fitnah. Yang benar dianggap salah, dan sebaliknya. Sementara, pemimpin yang amanah dicurigai berkhianat, sementara para pengkhianat justru dipercaya.

“Saya bingung, ada yang bilang hari gini nggak usah ngomong agama, nggak ada hubunganya (dengan Politik). Ini kacau, yang ngomong kyai besar lagi, tapi kalau saya yang bicara nanti diomelin, jangan ngomong kalau nggak punya ilmu,” ujar Adyaksa.

Baca juga: Pilkada DKI, PPP Usung Taufiequrrachman Ruki dan Yusuf Mansur

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka ini menambahkan, dirinya tidak anti Kristen. Bahkan ia didukung 10 tokoh Gereja. Namun, wajar bila rakyat Jakarta menginginkan pemimpin seorang Muslim lantaran agama mayoritas.

Menurutnya, Jakarta ke depan butuh sosok pemimpin yang berkarakter. Pemimpin yang bisa mengayomi semua agama, tidak hanya Islam saja.

“Masak saya dibilang anti Kristen, preet!. Kalau pengen satukan ummat mari, yang menang yang mana, kalau bersatu kalah kebangetan. Lepas peci ganti helm,” ujarnya. (Achmad)

Baca juga: Jazilul: Elektabilitas Cagub PKB Rendah

PKS Umumkan Cagub DKI September
Jumat, MPJ Undang 7 Tokoh Muslim

Terpopuler