Connect with us

Politik

Median: Ada 65 Persen Masyarakat Tak Memilih Jokowi

Published

on

residen Jokowi dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Hotel Fairmont. (Foto: Dok. Nusantaranews)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Hasil survei Media Survei Nasional (Median) 1-9 Februari 2018, elektabilitas mengalami penuruan dari waktu ke waktu. Pada Februari 2018, responden memilih Jokowi hanya sebanyak 35,0 persen. Angka ini turun dibandingkan April-Oktober tahun 2017 yang masih di angka 36,9-36,2 persen.

Dengan tingkat keterpilihan yang hanya mencapai 35,0 persen, Median mengungkapkan berarti ada sebanyak 65 persen responden yang tidak memilih Jokowi karena memilih nama-nama lain seperti Prabowo Subianto, Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono dan masih banyak lagi.

Salah satu faktor yang menyebabkan elektabilitas Jokowi menurun adalah kekecewaan masyarakat terhadap kondisi perekonomian. Survei Median pada Oktober tahun lalu menyebut 36,2 persen masyarakat Indonesia menganggap Jokowi tidak mampu mengatasi permasalahan ekonomi Indonesia. Angka ini kemudian naik pada Februari 2018 menjadi 37,9 persen.

Sementara itu, 15,6 persen masyarakat merasa resah dengan masalah perekonomian Indonesia di era kepemimpinan eks walikota Solo itu. Diikuti masalah harga kebutuhan pokok (13,1%), masalah korupsi (10,1%) dan tarif listrik (9,7%).

Sementara itu, survei Median menunjukkan tiga nama baru potensial yang akan muncul menjelang Pilpres 2019 mendatang. Ketiga nama tersebut ialah Jenderal Gatot Nurmantyo (dari 2,8%-5,5%), Anies Baswedan (dari 4,4%-4,5%) dan Agus Harimurti Yudhoyono (di bawah 1% menjadi 3,3%).

Pewarta: Alya Karen
Editor: Eriec Dieda

Advertisement
Advertisement

Terpopuler