Terbaru

Keunggulan Otak Perempuan (Part 2): Lebih Tajam Dari Pada Laki-Laki

NUSANTARANEWS.CO – Pada artikel sebelumnya telah jelaskan keunggulan otak perempuan lebih seimbang dari pada laki-laki. Kali ini akan diuraikann keunggulan lain dari otak perempuan.

Perempuan tidak hanya memiliki otak yang seimbang, namun juga memiliki rangsangan yang lebih tajam daripada laki-laki. Seorang perempuan dewasa, menurut Dr. Thomas Crook sebagaimana dikutip Abdul Chaer (2003), memiliki ketajaman penginderaan.

Seorang perempuan dengan hormon yang baik dapat mengingat sesuatu lebih baik daripada laki-laki. Cara kerja otak perempuan yang unik ini dapat menyimpan informasi ke dalam bank memorinya, yaitu dengan cara menyangkutkannya pada daerah emosi sehingga memori yang tersimpan akan lebih cepat muncul. Dari beberapa kasus misalnya, seorang siswa perempuan akan lebih cepat menghafal mata pelajaran daripada siswa laki-laki.

Sesuatu yang penting atau dianggap penting oleh perempuan akan terus diingat sepanjang masa, entah berupa berita buruk (psichotraumatic) atau berita baik.

Sejak kecil perempuan dapat menyimpan memorinya dengan apik. Ia biasanya akan selalu ingat masa-masa kanak-kanan yang menyenangkan dan nasehat-nasehat dari orang tua ataupun kakek-neneknya. Tidak hanya itu, sekecil apapun sesuatu hal negatif yang terjadi pada perempuan akan terekam terus hingga dewasa.

Baca Juga:  Lantik Perangkat Desa Simo, Camat Slahung Tekankan Tupoksi

Ketajaman yang dimiliki perempuan tidak hanya pada precuneus yang dapat menyimpan memori dengan baik, tapi juga saraf yang terletak pada brodman area, yakni pada indra pendengaran. Indra pendengaran perempuan lebih tajam daripada laki-laki.

Tidak mengherankan jika pada malam hari perempuan lebih cepat terbangun ketika mendengar tangisan bayi dibanding laki-laki. Bukan karena semata-mata sifat keibuan yang dimiliki, karena insting girus pendengarannya dapat berfungsi lebih peka.

Dari beberapa studi disebutkan bahwa pendengaran perempuan mulai berkurang menjelang usia 60 tahun,dan laki-laki menjelang usia 50 tahun.Dari segi daya ingat, perempuan juga cenderung lebih mudah mengingat secara detail suatu kejadian dibanding laki-laki. Bahkan perempuan sangat tidak mudah untuk melupakan suatu pengalaman yang sangat emosional.

Misalnya ketika perempuan sakit hati atas perlakuan laki-laki tidak dengan mudah perempuan seperti keadaan semula. Ia akan membutuhkan waktu untuk lebih tenang dan rileks daripada laki-laki yang memiliki kecenderungan menyelesaikan masalah seketika itu. (Adhon MK)

Related Posts