Berita UtamaEkonomiLintas NusaPolitikTerbaru

Kemiskinan di Kota Batu Tinggi, Kinerja Walkot Batu Layak Dievaluasi

Kemiskinan di Kota Batu Tinggi,Kinerja Walkot Batu Layak Dievaluasi
Foto: Politisi NasDem Jajuk Rendra Kresna, Anggota DPRD Jawa Timur.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Angka kemiskinan di kota Batu tembus 8.063 jiwa mendapat sorotan anggota DPRD Jawa Timur Jajuk Rendra Kresna. Politisi NasDem tersebut mendorong agar program kemiskinan walikota Batu Dewanti Rumpoko layak dievaluasi.

“Banyak program kemiskinan yang layak di evaluasi di kota Batu. Dicari lemahnya dimana. Kok kemiskinannya tinggi,” jelasnya, Sabtu (1/10).

Jajuk mengatakan diakhir kepemimpinannya, harusnya ditorehkan sebuah prestasi bagus untuk dilanjutkan oleh penerusnya nanti.

“Tapi faktanya meninggalkan kesan kurang baik. Yaitu angka kemiskinan di kota Batu tinggi. Ada apa ini bisa terjadi. Ada yang salah programnya sehingga layak dievaluasi,” ujarnya.

Sekedar diketahui, diakui oleh Pemkot Batu bahwa angka kemiskinan di kota Batu cukup tinggi, yaitu mencapai 8.063 jiwa dari jumlah total penduduk yang mencapai angka 214.653 jiwa. Angka kemiskinan ini lebih besar dibanding tahun 2020 yang jumlahnya 8.012 jiwa.

Baca Juga:  Bupati Baddrut Kerja Sama dengan Ormas Cegah Anak Stunting

Dikota Apel tersebut masih ditemukan warga miskin di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK), entah itu NIK salah atau NIK ganda.

Program untuk warga miskin juga masih mengalami tumpang tindih dan tidak merata. Saat ini ada tiga kecamatan yang membutuhkan bantuan untuk hunian layak. Yakni Kecamatan Batu sebanyak 100 unit, Kecamatan Junrejo sebesar 58 unit, dan Kecamatan Bumiaji sebesar 54 unit. (setya)

Related Posts

1 of 13