Connect with us

Politik

Kedekatan Pusat Dan Daerah Disebut Dongkrak Suara Golkar di Jatim

Published

on

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak mendampingi Airlangga Hartarto. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Setya)

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak mendampingi Airlangga Hartarto. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Setya)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Dua Agenda besar politik berhasil dilewati Partai Golkar Jawa Timur di tahun 2018 dan 2019. Yakni sukses mengantarkan Khofifah Indar Parawansa-Emil E Dardak di Pemilu Gubernur tahun 2018, dan peningkatan kursi Fraksi Partai Golkar DPRD jawa Timur periode 2019-2024.

Keberhasilan tersebut diakui seluruh kader Golkar di Jawa Timur karena kerja keras semua struktural mulai dari tingkat pusat hingga tingkat pengurus Kecamatan (PK). Bahkan tidak ada sama sekali muncul kubu-kubuan atau gap antar pengurus daerah dengan pengurus tingkat provinsi apalagi dengan pengurus pusat atau DPP.

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak menegaskan, kekompakan, gotong royong dan kerjasama semua pengurus pusat dengan daerah adalah satu satunya jalan bagi Golkar untuk bertahan di tengah turbulensi politik yang cukup mengancam soliditas partai saat tahun 2017 lalu. Bertubi-tubi problema partai sempat membuat survei tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Golkar merosot tajam.

“Awalnya kami di daerah sempat pesimis, saat menghadapi pilkada dan pemilu 2019, tapi karena pengurus DPP terus memompa semangat kader, maka kami bisa bangkit,” kata Sahat, Sabtu (26/7/2019) malam.

Bentuk pemberian semangat itu diakui Sahat betul-betul dilakukan oleh pengurus DPP. Dalam proses pilgub Jatim 2018, Ketum DPP lebih dari 5 kali datang ke Jatim kampanye dengan Khofifah-Emil maupun bersama kader di kabupaten/kota. Hal demikian itu semakin intensif sejak 10 bulan sebelum pemilu April 2019 lalu. Termasuk membentuk Bappilu di 6 wilayah Jatim, Ketum Airlangga sendiri yang hadir memberi arahan dan strategi.

Loading...

“Tercatat, selama menghadapi pemilu 2019, Ketum kami hadir 15 kali, dan lebih 7 kali beliau membangun komunikasi dengan pengurus tingkat desa,” jelas Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim ini.

Baca Juga:  Posisi Dirut Bank Jatim Kosong, DPRD Desak Gubernur Tunjuk Dirut Definitif

Jawa Timur patut bangga dengan cara kerja luar biasa yang dilakukan jajaran DPP Partai Golkar yang sangat perhatian dengan daerah. “Tidak ada sama sekali sekat antara pengurus di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dengan DPP, kalau ketum tidak hadir, pengurus DPP lainnya juga aktif menyapa,” terang Sahat.

Cara semacam itu terbukti efektif dan bermanfaat besar bagi Partai Golkar di Jawa Timur. Selain berhasil mengantarkan kemenangan di Pilgub, Golkar Jatim juga sukses menambah kursi di DPRD Jatim dari 11 kursi menjadi 13 kursi. Begitu juga di tingkat DPRD Jatim Golkar berhasil merebut total 184 kursi.

“Jika hubungan antara DPP dengan kader di daerah tanpa sekat seperti ini terus berjalan, kami yakin di setiap agenda politik apapun, Golkar bisa sapu bersih kemenangan,” pungkas Sahat yang kembali lolos untuk ketiga kalinya sebagai legislator DPRD Jatim ini. (setya)

Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler