Connect with us

Hankam

Kapal Perang Rusia RNS PEREKOP 310 Berlabuh di Pelabuhan Jakarta

Published

on

Kapal Perang Rusia RNS PEREKOP 310 Berlabuh di Pelabuhan Jakarta

Kapal Angkatan Laut Rusia RNS PEREKOP 301 bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok pada Minggu (29/4). (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Kapal Angkatan Laut Rusia RNS PEREKOP 301 bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok pada Minggu (29/4) pukul 10.00 WIB. Kedatangan kapal perang tersebut disambut oleh Danlantamal III Laksamana Denih Hendradata beserta para Asisten Lantamal III.

RNS PEREKOP merupakan kapal jenis Kapal untuk melatih para Kadet dari beberapa Armada Rusia berjumlah 220 orang. Selain untuk melatih para kadet kapal perang tersebut akan bergabung dengan beberapa angkatan laut lainnya untuk mengikuti Multilateral Naval Excercise Comodo yang akan digelar beberapa hari ke depan di Lombok.

Gugus Tugas yang dipimpin langsung oleh Chief of Naval Institute Military Academy Rear Admiral Vladimir Sokolov menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bukti bahwa kerja sama Rusia dengan Indonesia terus berlangsung dari masa ke masa. “Adapun dengan diikutsertakannya para Kadet agar nantinya ketika mereka lulus dan menjadi perwira AL dapat melanjutkan kerja sama yang terus semakin bersahabat dan membaik,” ujarnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Komandan Lantamal III menyatakan bahwa untuk yang kesekian kalinya kunjungan kapal Angkata Laut Rusia ini sangat penting untuk meningkatkan Navy Brotherhood antar kedua angkatan laut yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kerjasama antara Rusia dan Indonesia.

Pengalungan bunga kepada komandan kapal RNS PEREKOP 301 Rusia. (Foto: Istimewa)

Pengalungan bunga kepada komandan kapal RNS PEREKOP 301 Rusia. (Foto: Istimewa)

RNS PEREKOP 301 memiliki kemampuan berat 6.1200 ton dibangun pada tahun 1977 di Polandia dapat menampung 33 instruktur dan 300 Kadet. Persenjataan yang dimiliki 2 RBU-2500 ASW Rocket Launcher, 2 meriam kaliber 76 mm, Serta mampu melaksanakan pelayaran sepanjang 9.000 mile dengan kecepatan 14 knots.

Baca Juga:  Polemik Tentang Revisi UU KPK Disebut Hanya Soal Metode Pendekatan Semata

Kedatangan Kapal tersebut disambut dengan tarian dan pengalungan bunga kepada komandan kapal. Kegiatan yang sangat bersahabat ini mendapat apresiasi dari Komandan dan kru, serta Kadet yang mengikuti pelayaran. Selesai penyambutan dilaksakan kunjungan ke Kapal RNS PEREKOP 301 oleh Danlantamal III beserta para asisten Lantamal III Jakarta.

Menurut Dansatrol Lantamal III Kolonel Laut (P) Salim, Port Visit tersebut menunjukkan bahwa Angkatan Laut merupakan salah satu intrumen diplomasi terdepan dalam politik luar negeri.

“Dan membuktikan bahwa memang benar dalam tataran operasional Naval Diplomacy adalah domain Angkatan Laut, namun tidak demikian dengan tataran kebijakan dan strategi merupakan tanggung jawab pemerintah.” ujarnya pada kesempatan sama. (red)

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler