Connect with us

Politik

Jokowi Diminta Pilih Menteri Agama dari Kalangan Pesantren

Published

on

Jokowi Saat Berkunjung ke Jatim, Minggu (28/10/2018). (Foto: Tri Wahyudi/NUSANTARANEWS.CO)

Jokowi Saat Berkunjung ke Jatim, Minggu (28/10/2018). (Foto: Tri Wahyudi/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Presiden Jokowi diminta memilih Menteri Agama untuk Kabinet Kerja Jilid II dari kalangan pesantren.

“Presiden Jokowi menetapkan hari santri dan disahkannya UU Pesantren, karena itu langkah baik yang demikian harus tetap berlanjut dan jangan sampai tercederai hanya karena kesalahan dalam memilih Menteri Agama yang bukan dari kalangan pesantren atau yang mengerti betul problem kehidupan beragama, khususnya Islam di Indonesia,” kata Pengasuh PP Darul Irsyad Sasak Panjang Bogor, Jawa Barat, KH Qosim Arsadani kepada wartawan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Apalagi, dalam lima tahun pemerintahannya Jokowi telah berhasil menetapkan Hari Santri dan UU Pesantren.

“Dalam periode pertama pemerintahannya, Presiden Jokowi telah cukup bagus menempatkan dan memberi penghargaan yang baik dan bijaksana karena sumbangsih pesantren dari sebelum merdeka, masa revolusi fisik sampai mengisi kemerdekaan,” kata dia.

Hal senada disampaikan Sekjen PP Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Syarifuddin.

Loading...

“Saya berharap di waktu yang istimewa ini, Pak Jokowi kembali memberi kado kepada kalangan santri dengan menjadikan Menteri Agama dari kalangan pesantren,” kata Syarifuddin.

Menurutnya, Menteri Agama dibutuhkan sosok yang paham ilmu agama dan mengerti suasana kebatinan kehidupan beragama di Indonesia yang memang plural.

“Jawabannya adalah cara berdakwah yang santun dan moderat seperti yang diajarkan para Wali Songo, bukan pendekatan keamanan yang represif,” tegas Syarifuddin. (Ach/sld)

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler