Connect with us

Politik

Jokowi Ajak Relawannya untuk Berani Berkelahi, Roy Suryo: Lebih Bijak dan Negarawan Statemen Pak SBY

Published

on

Kader Partai Demokrat Roy Suryo. (Foto: Istimewa)

Kader Partai Demokrat Roy Suryo. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Politisi Partai Demokrat Roy Suryo enggan berkomentar terkait adanya arahan Joko Widodo kepada relawannya untuk berani berkelahi bila ada pihak yang mengajak berkelahi. Isi pidato Joko Widodo itu menuai sorotan berbagai kalangan di tanah air lantaran dinilai tak pantas diucapkan oleh seorang pemimpin.

Namun, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo mengaku dirinya tidak memberikan komentar terkait pidato Joko Widodo tersebut.

“Saya memilih no comment, ketika banyak ditanya soal pidato kontroversial Presiden Jokowi yang ada kata-kata ‘berantem’-nya kemarin di SICC,” kata Roy Suryo memberikan sebuah pernyataannya terkait pidato tersebut kepada redaksi, Jakarta, Minggu (5/8/2018).

Pernyataan Roy juga disampaikannya melalui akun Twitter miliknya, @KRMTRoySuryo2. “Sebagai seorang Presiden, terasa lebih bijak dan negarawan statemen Pak Susilo Bambang Yudhoyono di tahun 2014 ini silam,” katanya.

Diketahui, sebelum melepaskan jabatan Kepala Negara kepada Joko Widodo yang menang pada Pilpres 2014, SBY mengingatkan agar jangan sampai terjadi Baratayuda atau perang besar antara kedua koalisi kubu Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta.

Loading...

“Sayapun berharap sebetulnya janganlah Baratayuda yang terjadi. Ingat rakyat, ingat negeri ini, ingat masa depan kita,” kata SBY kala itu.

Namun begitu, tak sedikit kalangan yang menilai isi pidato Joko Widodo di hadapan relawannya kemarin sangat provokatif lantaran mengajak orang berkelahi antar sesama anak bangsa.

“Sebaiknya memang sebagai presiden harus lebih bijak dan bersifat negarawan dalam memilih diksi yang mau diucapkan, agar tidak menjadi kontroversi yang tidak perlu di masyarakat,” kata Roy. (red/nn/red)

Editor: Banyu Asqalani

Loading...

Terpopuler