Berita UtamaEkonomiPolitikTerbaru

Jatim Penyumbang Produksi Beras Tertinggi, Sahat: Bukti Keberhasilan Gubernur Khofifah

Jatim penyumbang produksi beras tertinggi.
Jatim penyumbang produksi beras tertinggi. Foto: Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Jatim penyumbang produksi beras tertinggi. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak bahwa, saat ini produksi beras di Jatim menempati posisi pertama di Indonesia dibandingkan propinsi lainnya. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Pemprov Jatim memberikan perhatian penuh kepada para petani.

“Bagi kami hal tersebut sebagai salah satu prestasi yang ditorehkan oleh gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam memimpin Jatim,”jelasnya saat di Surabaya, Selasa (30/3).

Untuk mendorong Jatim sebagai propinsi yang nomor satu di Indonesia dalam produksi beras, kata politisi asal Partai Golkar ini, gubernur Khofifah turun langsung ke lapangan untuk turun langsung memantau bagaimana proses menanam padi hingga panen terjadi.

“Dalam setiap turun ke daerah bu gubernur selalu menemui petani bahkan melihat proses menanam padi hingga jika ada waktu melihat produksinya. Setiap keluhan petani segera ditindaklanjutinya. Berkat perhatian penuh bu gubernur Jatim produksi padi dan beras di Jatim nomor satu se Indonesia,”jelasnya.

Baca Juga:  Layak Dikaji Ulang, Kenaikan HPP GKP Masih Menjepit Petani di Jawa Timur

Dibeberkan oleh Sahat Tua Simanjuntak, selama ini gubernur telah mengeluarkan beberapa kebijakan agar petani tetap berproduksi untuk mencukupi kebutuhan petani sendiri dan juga menyangga ketahanan pangan di Jawa Timur.

“Agar produksi tetap bertahan dilakukan berbagai upaya diantaranya dengan mengoptimalkan seluruh lahan pertanian Jawa Timur, memberikan bantuan sarana dan prasarana pertanian, serta memanfaatkan teknologi baik benih maupun mekanisasi,” terangnya.

Dikatakan oleh Sahat, stok yang tersedia di Jatim saat ini diperkirakan bisa mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat 3 sampai dengan 4 bulan kedepan, namun kecukupan pangan tersebut akan terus dipenuhi dengan melakukan gerakan percepatan tanam padi setelah panen raya bulan Maret dan April untuk pemenuhan pangan sepanjang tahun 2021.

Sekedar diketahui, berdasarkan data BPS yang dirilis  pada Maret 2021  , tercatat produksi padi di Jawa Timur tahun 2020 sebanyak 9.944.538 ton Gabah Kering Giling (GKG) naik 363.6000 ton atau 3,97 persen. Dengan capaian ini maka Provinsi Jatim menjadi penyumbang 18,2 persen produksi padi nasional sekaligus  tertinggi di Indonesia. (setya)

Related Posts

1 of 3,049