Connect with us

Hankam

Insiden Bom di Surabaya, Personel TNI-Polri di Jawa Timur Perketat Pengamanan Gereja

Published

on

Insiden Bom di Surabaya, Personel TNI-Polri di Jawa Timur Perketat Pengamanan Gereja

Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo, Letkol Kav Depri Rio Saransi dan anggota memastikan pengamanan ketat gereja di Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Probolinggo – Pasca tragedi ledakan bom di Surabaya pagi tadi, seluruh personel TNI-Polri di Jawa Timur mulai disiagakan. Tak hanya melakukan pengamanan standar saja, namun aparatur keamanan tersebut juga memperketat dan melakukan patroli pengamanan di setiap gereja yang berada di wilayah tugas masing-masing personel.

Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo, Letkol Kav Depri Rio Saransi menegaskan, terdapat beberapa gereja di Probolinggo yang mendapat pengamanan ketat dari personel TNI-Polri.

“Termasuk salah satunya Gereja Maria Bunda Karamel di Jalan Suroyo, Kota Probolinggo,” ungkap Depri Rio usai memimpin apel patrol pengamanan, Minggu 13 Mei 2018 siang.

Dirinya menambahkan, insiden bom yang menyerang 3 titik lokasi di Kota Surabaya tadi pagi, merupakan hal yang sangat disayangkan. “Itu sangat berdampak bagi kondusifitas dan keamanan di Jawa Timur yang selama ini sudah terwujud dengan baik,” tambahnya.

Guna mengantisipasi terjadinya hal itu, kata Dandim Probolinggo ini, dirinya sudah berkoordinasi langsung dengan aparat, maupun Pemda setempat dalam menggencarkan patroli pengamanan gereja di wilayah tugasnya.

Loading...

“Siaga 1, seluruh personel Kodim dan Koramil, kita siagakan. Nantinya, mereka akan bersinergi dengan aparat keamanan setempat,” tegasnya. (red/nn)

Editor: Yahya Suprabana

Loading...

Terpopuler