Connect with us

Berita Utama

Inggris Kini Memiliki Dua Carrier Strike Group dengan F-35B Sebagai Jet Serangnya

Published

on

Inggris kini memiliki dua Carrier Strike Group dengan F-35B sebagai jet serangnya.

Inggris kini memiliki dua Carrier Strike Group dengan F-35B sebagai jet serangnya/Kapal induk Prancis Charles de Gaulle diapit oleh kapal induk Inggris HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales/Foto: express.co.uk

NUSANTARANEWS.CO, London – Inggris kini memiliki dua Carrier Strike Group dengan F-35B sebagai jet serangnya. Sebuah jet tempur siluman F-35B dari Skuadron 207 telah melakukan pendaratan untuk pertama kalinya di dek kapal induk baru Inggris yang kedua HMS Prince Of Wales yang berlangsung di lepas pantai selatan Inggris. Hal ini sekaligus menjadi tonggak yang menandai langkah kapal berbobot 65.000 ton tersebut mencapai kemampuan operasional penuhnya.

Angkatan Laut Inggris telah mengambil langkah besar dengan membentuk dua Carrier Strike Group dengan F-35 Lightning sebagai tulang punggung armada tempurnya.

Menariknya, baru-baru ini helikopter serang AH-64 Apache Skuadron 656 Angkatan Darat Inggris juga telah bergabung dengan HMS Prince of Wales dalam uji coba lautnya.

HMS Prince of Wales baru-baru ini dilaporkan juga telah menguji senjata Phalanx miliknya sebagai bagian dari persiapan operasional sepenuhnya.

Kapten Darren Houston, Komandan Kapal perang yang berbasis di Portsmouth menyampaikan pujian bahwa ini adalah tonggak penting dalam kelahiran kembali operasi kelompok serang kapal induk Angkatan Laut Inggris.

Komodor Steve Moorhouse, yang memimpin grup serang kapal induk Inggris dari atas kapal HMS Queen Elizabeth di Mediterania juga menegaskan bahwa, “Membangun satu kapal induk adalah tanda ambisi nasional. Tetapi membangun dua – dan mengoperasikannya secara bersamaan – adalah tanda niat nasional yang serius.”

“Itu berarti Inggris memiliki kemampuan group serang serang kapal induk yang berkelanjutan, dengan satu kapal selalu siap untuk menanggapi peristiwa global dalam waktu singkat… Inggris telah kembali ke peringkat depan kekuatan maritime,” kata Sang Komodor.

Baca Juga:  Empat Nama Menteri Ini Dinilai Layak Dipertahankan Jokowi

Sebagai catatan, sampai diperkenalkannya untuk pertama kalinya kapal induk kelas Queen Elizabeth pada bulan Desember 2017 – Angkatan Laut Inggris hanya memiliki kapal induk ringan yakni HMS Invincible (R05), HMS Illustrious (R06) dan HMS Ark Royal (R07) sebagai pengganti kapal induk HMS Ark Royal dan HMS Eagle dari kelas Audacius serta kapal induk ringan kelas Centaur sebagai akibat pembatalan program pembaruan kapal induk pada tahun 1960-an.

Selama puluhan tahun, ketiga kapal induk ringan tersebut telah menjadi tulang punggung kelas “kapal induk” yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Inggris. Padahal kapal-kapal itu, awalnya hanya dirancang untuk platform perang anti-kapal selam (ASW) yang memiliki kemampuan membawa jet tempur untuk melawan ancaman kapal selam Soviet di masa Perang Dingin (Cold War) di kawasan Atlantik Utara – seperti membawa jet tempur Sea Harrier dan helikopter anti-kapal selam HAS-1 Sea King.

HMS Invincible telah dinonaktifkan pada tahun 2005 dan kemudian dijual ke tempat pembongkaran kapal di Turki pada bulan Februari 2011. Kemudian menyusul HMS Ark Royal yang dinonaktifkan pada Maret 2011 sehingga meninggalkan HMS Illustrious sebagai satu-satunya kapal yang masih tersisa hingga 2014 – ketika kapal itu juga akhirnya dinonaktifkan.

Dua kapal induk kelas Queen Elizabeth yang saat ini dioperasikan oleh Angkatan Laut Inggris berukuran tiga kali lebih besar dari kelas Invincible. Masing-masing berbobot sekitar 65.000 ton dan mampu membawa lebih dari 40 pesawat termasuk jet tempur siluman F-35B Lightning II buatan Amerika Serikat (AS).

Mengutip kata-kata Komodor Steve Moorhouse: “Inggris telah kembali ke peringkat depan kekuatan maritim.” Boleh dikata kekuatan kapal induk Angkatan Laut Inggris kini jauh lebih besar dan lebih kuat dibanding satu abad sebelumnya. (Agus Setiawan)

Baca Juga:  24 Profesor yang Bekerja di AS Segera Diutus Ke Papua

Loading...

Terpopuler