Connect with us

Mancanegara

Hadang Laju Rusia, NATO Kirim Pasukan Tambahan ke Laut Hitam

Published

on

Tentara Rumania berjalan di sebelah Batalyon ke-2 Angkatan Darat AS, Resimen ke-10, helikopter Brigade UH-60 Black Hawk 10 dalam sebuah latihan penyerangan udara gabungan AS-Rumania di pangkalan udara Mihail Kogalniceanu, Rumania timur, Rabu, 8 Maret 2017. (Foto: Vadim Ghirda/AP)

NUSANTARANEWS.CO, Rumania – Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau yang lebih dikenal dengan sebutan NATO meluncurkan sebuah pasukan multinasional baru untuk melawan Rusia di sepanjang sisi timur dan memeriksa kehadiran Rusia yang sedang agresif di Laut Hitam menyusul perampasan Crimea pada tahun 2014 silam. Peluncuran pasukan NATO ini dilepaskan secara resmi di Craiova, Rumania.

Dikutip Reuters, pasukan NATO tersebut pada awalnya hanya akan ditempatkan di sekitar Rumania. Pasukan ini terdiri dari 4.000 tentara yang didukung oleh pasukan dari sembilan negara NATO lainnya sekaligus melengkapi 900 tentara AS yang sudah lebih dahulu bertugas.

Tak hanya tentara, NATO juga akan menyertakan fasilitas udara dan laut untuk menambah kekuatan dan kemampuan yang lebih besar.

“Tujuan kami adalah perdamaian, bukan perang,” kata Presiden Rumania Klaus Iohannis kepada Majelis Parlemen NATO yang mengadakan pertemuan di Bucharest.

“Kami bukanlah ancaman bagi Rusia. Tapi kami juga butuh berdialog dari segi posisi pertahanan,” tambahnya.

Saat acara pelepasan yang ditandai dengan perade militer, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berdiri di samping Iohannis dan berbicara kepada beberapa tentara yang sudah siap ditugaskan.

“Kami mengirimkan pesan yang sangat jelas; NATO ada di sini, NATO kuat dan NATO bersatu,” kata Stoltenberg yang berbicara di hadapan tentara yang terdiri dari beberapa negara di antaranya Polandia, Rumania, Spanyol dan Portugal.

Rusia menuduh NATO mencoba mengepung dan mengancam stabilitas di Eropa Timur. NATO menyangkalnya. Di sekitar Laut Hitam, Rumania, Bulgaria dan Turki adalah anggota NATO sementara Georgia dan Ukraina berencana untuk bergabung.

Pasukan NATO bertujuan untuk mengembangkan kehadirannya di wilayah Laut Hitam, kaya akan minyak dan gas. Kawasan ini disebut para analis sebagai zona penyangga karena pasukan NATO harus berhadap-hadapan dengan tentara Rusia.

Baca Juga:  Afghanistan Negeri Kaya Yang Menjadi Rebutan AS dan Cina

Operasi Rusia 2008 silam yang menempatkan pasukannya di wilayah Ossetia Selatan Georgia dan mendukung kelompok separatis Ukraina timur sejak 2014 telah serta menganeksasi Crimea telah menjadi taruahn terbesar yang mengundang reaksi semua pihak terutama negara-negara yang tergabung dalam NATO. Bahkan, mereka mengingatkan bahwa sikap Rusia sama saja dengan skenario gaya perang dingin baru.

Selain Rumania, Polandia merupakan kontributor pasukan terbesar di tubuh NATO. Bulgaria, Italia dan Portugal akan berlatih secara teratur dengan kekuatan di Craiova, dan Jerman juga diharapkan bisa berkontribusi. (ed)

(Editor: Eriec Dieda/NusantaraNews)

Loading...

Terpopuler