Connect with us

Traveling

Guys, Ponorogo Gelar Lomba Desa Wisata Nih!

Published

on

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni mengatakan Ponorogo akan menggelar lomba desa wisata, Sabtu (4/1/2020). (Foto: Muh Nurcholis/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Ponorogo –  Berbagai upaya dilakukan oleh Pemkab Ponorogo untuk memajukan obyek wisata di Bumi Reog. Menurut Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, salah satu langkah yang ditempuh Pemkab Ponorogo adalah menyamakan persepsi tentang apa yang dimaksud destinasi wisata.

Karena saat ini menurut Bupati Ipong, masih ada perbedaan persepsi antara Pemkab Ponorogo dengan Pemerintah Desa (Pemdes) terkait destinasi wisata.

“Menurut mereka (Pemdes) tempat wisata itu bagus tapi ternyata belum layak disebut sebagai obyek wisata level kabupaten atau nasional,” ujar Ipong Muchlissoni, Sabtu (4/1/2020).

Masih menurut dia, Pemkab Ponorogo pada tahun 2019 kemarin memberi motivasi kepada Pemerintah Desa yang memiliki obyek wisata untuk memajukan wisata unggulannya.

“Saat itu kita motivasi masing-masing desa wisata anggaran 25 juta rupiah untuk mengembangkan wisata desanya,” jelasnya.

Tetapi dari sekitar 100 yang diusulkan sebagai desa wisata, setelah diverifikasi ternyata hanya tinggal 40 desa wisata saja.

“Sehingga pada tahun 2020 ini kami akan mengadakan Lomba Desa Wisata biar ada gairah wisata,” tandasnya.

Selain itu, dia juga menjelaskan saat ini akses infrastruktur menuju lokasi obyek wisata belum mendukung.

“Karena mau kita bangun akses jalan tersebut status jalannya bukan milik Pemkab Ponorogo, masih milik Perhutani,” papar Ketua Bappilu DPW Nasdem Jatim ini.

Secepatnya, Pemkab Ponorogo menurut Ipong akan duduk bersama dengan Pemdes agar desa mengetahui tempat layak disebut desa wisata.

“Kita lakukan pembinaan dengan menyamakan persepsi dulu apa itu destinasi wisata,” imbuhnya.

Sementara itu Pemkab Ponorogo menurut Ipong juga berencana akan mengembangkan wisata yang pasti-pasti saja.

“Artinya kita akan fokus mengembangkan destinasi wisata yang sudah layak dan me-nasional, semisal Telaga Ngebel,” tukasnya.

Pewarta: Muh Nurcholis

Loading...

Terpopuler