Connect with us

Berita Utama

Gubernur Jatim Salurkan Bantuan pada Korban Longsor Ponpes Pamekasan

Published

on

Gubernur Jatim salurkan bantuan pada korban longsor Ponpes Pamekasan.

Gubernur Jatim salurkan bantuan pada korban longsor Ponpes Pamekasan/Foto: Gubernur Jatim saat meninjau langsung periatiwa longsor di Ponpes An-Nidhamiyah Pasean Pamekasan

NUSANTARANEWS.CO, Pamekasan – Gubernur Jatim salurkan bantuan pada korban longsor Ponpes Pamekasan. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim dan didampingi Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam meninjau dan menyalurkan bantuan kepada keluarga santri Pondok Pesantren An-Nidhamiyah yang meninggal dunia, dalam musibah tebing longsor pada Kamis (25/2).

Santunan berupa uang Rp50 juta untuk keluarga lima santri yang ditinggalkan almarhum, dan Rp5 juta untuk korban luka-luka itu, diserahkan langsung kepada keluarga korban di pondok pesantren An-Nidhamiyah dan disaksikan oleh pengasuh pesantren.

“Bantuan ini ala kadarnya, semuga bisa sedikit meringankan beban para keluarga dan orang tua korban,” ucap gubernur.

Prosesi penyerahan bantuan itu sempat diwarnai isak tangis keluarga yang tidak kuasa menahan haru, setelah melihat secara langsung kondisi asrama pesantren yang tertimpa reruntuhan tebing longsor itu.

Selain menyerahkan bantuan berupa uang tunai, orang nomor satu se-Jatim tersebut juga menyerahkan bantuan 100 paket sembako, 50 lembar matras, 50 paket sandang dan 50 lembar selimut.

“Saya yakin, santri-santri yang meninggal dunia ini sahid, karena sedang menimba ilmu. Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur saya menyampaikan bela sungkawa atas musibah ini, semoga keluarga yang ditinggalkannya diberi ketabahan oleh Allah SWT,” imbuh gubernur dalam sambutannya.

“kita semua ingin menyampaikan duka yang mendalam “innalilahi wa inna ilaihi raji’un, dan tentu info dari pengasuh pesantren, Kiai Muhaidi bahwa ada santri yang sekarang sedang mengalami luka patah tulang dan sedang dioperasi mudah mudahan segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT,” tambahnya.

Baca Juga:  Badan Litbang Kemendagri Perkuat Kehumasan dan Publikasi

Mantan Menteri Sosial Indonesia (Mensos) itu menambahkan kalau rombongan hadir ingin memberikan semangat kepada para guru (ustadz) dan wali santri bahwa kami ingin bersama-sama menjadi bagian yang bisa memberikan penguatan dari proses pelayanan pendidikan di pesantren ini, tentu hal-hal yang terkait dengan longsornya tanah ini, Pak Bupati tadi menyampaikan BNPB juga akan melihat bagaimana kontur tanah kerentanan tanah dan seterusnya.

“Saya masih melihat ada beberapa motor masih melewati di atas itu, dan beberapa masyarakat masih berjalan di sana, artinya bahwa lahan di atas ini sesungguhnya dipakai untuk mobilitas masyarakat di kampung ini, sehingga mungkin pernah terbayangkan akan ada longsoran dan kemungkinan ada pohon yang bisa tumbang ketika ada intensitas hujan yang cukup tinggi, oleh karena itu ini area bapak Bupati nanti,” tutupnya.

Gubernur datang ke lokasi longsor di Desa Bindang, Kecamatan Pasean ini bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kepala Dinas Sosial Pemprov Jatim Alwi, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, serta Forkopimda Pemkab Pamekasan lainnya. (fid/)

Loading...
Advertisement

Terbaru

Advertisement

Terpopuler