Connect with us

Berita Utama

Geliat PPKM Mikro di Wilayah Tanah Abang

Published

on

Geliat PPKM Mikro di wilayah Tanah Abang.

Geliat PPKM Mikro di wilayah Tanah Abang.

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Geliat PPKM Mikro di wilayah Tanah Abang. PPKM Skala Mikro di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, semakin diperketat menyikapi ledakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta belakangan ini. Pasar Tanah Abang sebagai ikon pusat perbelanjaan terbesar di wilayah ini, bahkan di Indonesia dan Asia Tenggara pun terlihat lengang karena pengunjung hanya dibatasi sebanyak 25 persen saja.

Situasi lengang tersebut juga terjadi karena adanya penutupan akses di beberapa ruas jalan tertentu, seperti Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat dan pengetatan pengawasaan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kerumunan – guna mengantisifasi tingkat penularan Covid-19 di wilayah Tanah Abang pada khususnya.

Seperti penutupan ruas jalan Asia Afrika, Kelurahan Gelora Senayan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat misalnya; penutupan tersebut dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat terutama Tiga Pilar Kelurahan (Babinsa, Bimas serta pihak Kelurahan yang mewakili elemen Pemerintah Daerah) sebagai elemen vital terkecil dari tingkat di wilayah kelurahan.

Selain itu, Tiga Pilar Kecamatan Tanah Abang juga terus secara pro aktif meminimalisir angka penyebaran Covid-19 dengan terus melakukan patroli protokol kesehatan.

Dalam giat tersebut, patroli Tiga Pilar Kecamatan Tanah Abang mengerahkan sebanyak 60 personel yang terdiri dari anggota Koramil 05/Tanah Abang, anggota Polsek Metro Tanah Abang, Dishub dan Satpol PP Tanah Abang, dan FKDM Tanah Abang,.

Danramil 05/Tanah Abang Mayor Arh Saryono mengatakan, “Kami mengadakan patroli menggiatkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro secara ketat, akibat meningkatnya penularan Covid-19, katanya saat apel pada Selasa malam (22/6).

“Patroli dilaksanakan dengan rute Jalan Asia Afrika, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan KH. Mas Mansyur, Jalan Pejompongan, dan Jalan Tentara Pelajar. Patroli juga menyasar pedagang keliling, warga masyarakat yang berkerumun, antisipasi balapan liar, dan tawuran.”

Baca Juga:  Kemenperin Merinci Usulan Penambahan Anggaran Rp 3,51 Triliun

“Untuk kerumunan sementara sudah berkurang di beberapa titik,” tandasnya. (AN)

Loading...

Terpopuler