Connect with us

Gaya Hidup

Gaya Hidup Minimalis, Menjadi Tren Hidup Masa Kini

Published

on

Gaya hidup minimalis. Foto: Dok. Reuters/ Thomas Peter

NUSANTARANEWS.CO – Pernahkah anda mendengar istilah ‘gaya hidup minimalis’? Ya, istilah yang juga tengah ramai diperbincangkan tersebut, tampaknya akan menjadi tren dalam milenium ini.

Generasi muda masa sekarang, dengan perkembangan teknologi dan semaraknya dunia maya mulai memperhatikan gaya hidup konsumerisme sebagai hal yang merugikan baik dari segi waktu maupun kebutuhan mereka.

Pada mulanya, tren hidup minimalis sebagaimana dikutip dari Forbes, adalah kehendak untuk lebih menyesuaikan properti dengan kebutuhan yang sesunggunya. Orang-orang lebih memilih tinggal di rumah yang mungil, mengurangi jumlah pakaian di dan memperkecil lemari mereka dan mengurangi hal-hal lain yang tidak benar-benar mereka butuhkan.

Reuters melaporkan adanya dasar yang sedikit berbeda tentang gaya hidup minimalis yang berkembang di negara Jepang. Meskipun terinspirasi dari wacana-wacana yang berkembang di Amerika, Jepang mengembangkan dan mengevaluasinya. Baik mulai dari seberapa penting arti kepemilikan hingga kalkulasi terhadap kerugian akibat bencana. Selain itu, juga tingkat bahaya yang diakibatkan dengan memiliki kepemilikan barang yang lebih sedikit yang mungkin dirasakan dengan menerapkan gaya hidup minimalis yang tentunya akan lebih sedikit.

Gaya hidup minimalis setidaknya menawarkan kualitas hidup. Dimana, seseorang hanya akan memiliki barang-barang yang memang benar-benar ia butuhkan dan senangi. Tentu ini berdampak positif dimana hal tersebut akan mengurangi hal-hal yang bersifat konsumerisme.

Selebihnya, ditinjau dari sisi efektifitas gaya hidup minimalis akan lebih mendukung kehidupan orang-orang di jaman ini yang menghendaki segalanya cepat dan tepat. Hal lain yang juga menjadi pertimbangan utama yaitu penghematan dalam segala aspek, seperti biaya perawatan.

Jadi, apakah anda tertarik untuk menerapkan gaya hidup minimalis dalam kehidupan anda?

Gaya hidup ini dinilai baik dan sangat efektif untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial di lingkungan masyarakat. Gaya hidup minimalis juga sejalan dengan konsidi dunia saat ini, dimana dunia mulai diresahkan oleh mulai langkanya sumber daya alam yang tidak terbaharukan.

Penulis: Muki Riskiana

Advertisement

Terpopuler