Connect with us

Budaya / Seni

Doa di Balik Sajak dan Seporsi Luka di Jakarta

Published

on

Hikayat Pejuang Rindu Sang Rasul. (Foto: Antara)

Hikayat Pejuang Rindu Sang Rasul. (Foto: Antara)

Puisi Triyani

JAKARTA

Aku beranjak
Menuju hiruk pikuk manusia yang katanya berotak
Inginku menetap namun diriku cacat bertahap
Menduduki kota kelahiran
Habiskan waktu dengan tawa

Sampailah waktu
Ku tinggalkan senjamu yang memanja
Mengais kenangan yang masih tersisa

Purwokerto, 12 Februari 2019

Loading...

SEPORSI LUKA

Gumpalan rasa yang pernah patah
Torehkan luka sanubari
Bak tinta tumpah ruah dalam sehelai kain putih
Terlambung hempaskan tiada henti

Purwokerto, 6 Maret 2019

PILU

Ku hela nafas terdalam
Sepalung paling lautan
Berkuah peluh
Akan nestapa yang tak lenyap jua

Purwokerto, 7 Maret 2019

INGIN PULANG

Rindu terlarang
Tak niat jadi pembangkang
Kisah pilu seolah menguatkan
Tragedi senja di antara rinai hujan

Purwokerto, 7 Maret 2019

BUKU DIARY

Di tengah keheningan malam, ku coba duduk bersila
Merapal memo mungil penuh debu nan usang
Tumpukan kenangan seolah beradu
Mewarnai sendi-sendi kehidupan

Purwokerto, 7 Maret 2019

DI BALIK SAJAK

Tegukan kopi pekat di ujung malam
Bersanding sekelumit coretan aksara
Swastika diksi kian meronta
Inilah sajak di balik sajak

Purwokerto, 8 Maret 2019

DO’A

Ku tadahkan kedua telapak tangan ke langit-langit
Memohon ampunan atas hina dina
Gemerar bibir dan tangis di atas sajadah
Membekukan suasana hingga fajar tiba

Purwokerto, 8 Maret 2019

Triyani lahir di Tegal, 31 Juli 2000. Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Purwokerto Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Aktif di beberapa organisasi seperti Ikatan Remaja Mushola dan English Club Smaga. Di kampus ia aktif di dalam Partai Kebangkitan Mahasiswa sebagai Staff Dewan Pimpinan Cabang. Ia juga aktif di dalam berbagai kompetisi. Seperti Lomba Musikalisasi Puisi, Lomba Cerdas Cermat, dan berbagai kompetisi lainya. Di rumahnya ia membuka sebuah Kursus Privat Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA bagi anak-anak. Ia berpegang teguh pada motto hidupnya “Selesaikan apa yang kamu mulai dengan baik.”

Baca Juga:  Menanti Hasil Resmi Pemilu, Moeldoko: Pahami Bahwa KPU Juga Menghadapi Masalah

Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi (berdonasi) karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email: redaksi@nusantaranews.co

Baca: 10 Hal Yang Harus Diketahui Sebelum Kirim Tulisan ke Nusantaranews.co

Loading...

Terpopuler