Connect with us

Rubrika

Dijemput Gubernur Khofifah, 65 Mahasiswa Asal Jatim Pulang Dari Karantina Corona

Published

on

Gubernur Khofifah jemout 65 Mahasiswa Asal Jatim Pulang Dari Karantina Corona. (Foto: nusantaranews.co/ Tri Wahyudi)

Gubernur Khofifah jemout 65 Mahasiswa Asal Jatim Pulang Dari Karantina Corona. (Foto: nusantaranews.co/ Tri Wahyudi)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya –  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan sekdaprov Jatim Heru Tjahjono menyambut kedatangan 65 mahasiswa Jawa Timur yang dipulangkan dari Wuhan, China, telah menjalani masa karantina selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau.

Sebelum terbang ke  Jatimmereka dibekali Surat Keterangan Sehat dari Dokter Spesialis Paru dan Penyakit Dalam yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan RI di Natuna.

Artinya, mereka semua dalam keadaan sehat wal afiat, bebas dari penyakit akibat virus COVID-19 berdasarkan standart pemeriksaan Internasional dari WHO.

“Alhamdulillah setelah proses observasi 14 hari, mereka sehat semua kembali malam ini. Kami ingin memastikan mereka semua baik-baik saja dan sehat. Dan kita bisa melihat ada suasana haru, bahagia dan  ceria,” ujar orang nomor satu di Jatim, Minggu (16/2/2020).

Pada kesempatan itu, Khofifah panggilan akrab Gubernur Jatim meminta kepada seluruh Masyarakat Jatim untuk tidak khawatir dengan kedatangan mahasiswa-mahasiswa tersebut. Karena mereka sudah dinyatakan sehat dan membawa surat keterangan sehat dari Kemenkes setelah melalui masa karantina selama 14 hari.

“Saya ingin menyampaikan kepada Masyarakat Jawa Timur. Bahwa mereka ini selesai observasi, mereka ini sudah selesai mengikuti sesuai dengan masa inkubasi dua kali. Dan mereka sudah dinyatakan tidak terindikasi, sudah punya keterangan sehat dari kemenkes,” tegas Mantan Mensos di era Presiden Jokowi.

Dari total 65 orang tersebut, 60 orang langsung kembali ke Jatim, 4 orang langsung dijemput keluarganya di Jakarta, dan satu orang akan balik ke Banyuwangi besok Minggu pagi Pukul 10.00 (16/2).Mereka tiba di Bandara Juanda, Sabtu (15/2), sekitar pukul 22.10 WIB setelah diterbangkan melalui Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta terlebih dahulu.

Baca Juga:  Soal 200 Mubaligh Rekomendasi Kemenag, Ketum PBNU: Saya Tidak Sependapat

Pewarta: Tri Wahyudi
Editor: Ach. Sulaiman

Loading...

Terpopuler