Connect with us

Kesehatan

Darurat Wabah Korona, Dewan PKS Jatim Potong Gaji Untuk Penanganan Corona

Published

on

Darurat Wabah Korona, Dewan PKS Jatim Potong Gaji Untuk Penanganan Corona

Darurat Wabah Korona, Dewan PKS Jatim Potong Gaji Untuk Penanganan Corona

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Darurat Wabah Korona, Dewan PKS Jatim Potong Gaji. Empat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa  Timur dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memotong gajinya selama berlangsung masa darurat wabah corona. Keempatnya adalah Dwi Hari Cahyono, Riyadh Rosyadi, Artono, dan Lilik Hendarwati.

Lilik Hendarwati mewakili ketiga rekannya menyampaikan bahwa pemotongan gaji ini didorong kenyataan di lapangan yang mereka temui saat reses. “Kami ke Rumah Sakit, APD (Alat Pelindung Diri) langka. Kami ke masyarakat, banyak permintaan penyemprotan desinfektan, hand sanitizer, masker. Belum lagi keluhan para pekerja harian yang nafkahnya menurun drastis saat wabah ini. Tentu kami tidak bisa tinggal diam,” ujar Anggota Dewan dari Dapil I Jatim ini di Surabaya, senin (30/3/2020).

Lilik menambahkan, sebelum ini para anggota dewan dari PKS sebetulnya sudah turun juga memberikan bantuan. “Ini semacam komitmen tambahan agar kami bisa lebih optimal membantu.”

Selama ini kita terus memantau Pemerintah Provinsi dalam penanganan Covid-19 ini. Sejak awal sudah kami suarakan beberapa kebijakan. Mulai meliburkan sekolah, penghentian aktifitas keramaian, rapid test, hingga opsi lockdown parsial. Alhamdulillah banyak hal kita sejalan dengan pemprov. Namun masih banyak PR yang masih harus ditangani segera. Salah satunya ketersediaan Rumah Sakit, APD, dan logistik. Ini kami terus koordinasikan.

Lilik berharap semua pihak bisa bahu membahu dalam penanganan covid-19 ini. “Semuanya tanpa kecuali. Ini saatnya berbuat. Dengan seluruh potensi yang kita bisa,” pungkasnya.(Die/ed. Banyu

Loading...

Terpopuler