Connect with us

Hankam

Dapatkan Senjata Jenis M16, 8 Prajurit Yonif 328 Diganjar KPLB

Published

on

Delapan (8) prajurit Satgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh memperoleh penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas keberhasilannya mendapatkan senjata organik jenis M16 milik salah satu tokoh OPM. (FOTO: Dok. Dispenad)

Delapan (8) prajurit Satgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh memperoleh penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas keberhasilannya mendapatkan senjata organik jenis M16 milik salah satu tokoh OPM. (FOTO: Dok. Dispenad)

NUSANTARANEWS.CO, Jayapura – Delapan (8) prajurit Satgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh memperoleh penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas keberhasilannya mendapatkan senjata organik jenis M16 milik salah satu tokoh OPM.

Dansatgas Pamtas Yonif 328 Kostrad, Mayor Inf Erwin Iswari mengungkapkan, pemberian penghargaan terhadap 8 prajuritnya tersebut diberikan melalui Pangdam XVII/Cen Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring di Aula Tonny A. Rompis Makodam XVII/Cen, Senin (20/5/2019) siang kemarin.

“Karena berhasil mendapatkan senjata organik, jenis M16 milik seorang tokoh OPM, delapan prajurit kita (Yonif PR 328) mendapatkan penghargaan KPLB. Upacara kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi ini dipimpin langsung oleh Pangdam XVII/Cen,” ujar Erwin dalam rilis tertulis di Jayapura, Papua, Senin (20/5).

Erwin menyampaikan, kedelapan prajurit yang mendapatkan KPLB di daerah operasi itu yakni Sertu Bakti Yhulada, Kopda Sigit, Kopda Safril, Kopda Hendriyanto, Kopda Iman, Kopda Budi, Praka Aksan dan Praka Nugroho.

“Penghargaan yang diberikan kepada prajurit di daerah operasi itu memang lazim, sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan pengorbanan para prajurit yang dianggap melebihi panggilan tugas,” tegasnya.

Loading...

“Namun demikian, kita semua juga menyadari bahwa itu semata-mata demi kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia, yaitu menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI,” imbuh Lulusan Akmil tahun 2002 itu.

Erwin juga menyampaikan, kenaikan pangkat ini merupakan anugerah bagi personelnya, lantaran didapat di tengah melaksanakan tugas pokok sebagai pasukan pengamanan di perbatasan RI-PNG. “Ini tidak hanya anugerah dan kebanggaan bagi kedelapan prajurit tadi, namun juga bagi seluruh jajaran Yonif PR 328,” ujarnya.

Baca Juga:  Arti Kepahlawanan, JK: Dulu Mengusir Penjajah, Sekarang Memajukan Bangsa

“Akan tetapi, ini juga kita yakinkan tidak akan menjadikan kami semua lalut dalam euforia. Selain melanjutkan tugas sebagai satuan pengamanan juga kita akan tetap terus membantu masyarakat yang berada di wilayah Perbatasan RI-PNG ini,” tuturnya.

Ia pun berharap semoga ini bisa jadi penyemangat bagi prajurit Yonif 328 yang lain untuk terus berbuat yang terbaik bagi nusa dan bangsa agar tetap kokohnya kedaulatan NKRI.

“Sebagaimana disampaikan Pangdam dalam amanatnya tadi, penghargaan ini akan kita jadikan ini sebagai motivasi untuk lebih baik kedepannya,” pungkas Erwin.

Hadir dalam upacara KPLB ini diantaranya Kasdam XVII/Cen Brigjen TNI Irham Waroihan, Dankolakops Korem 172/PWY Kolonel Inf J.B.P. Sianipar dan para pejabat teras jajaran Kodam XVII/Cen (Dispenad/nn)

Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler