Berita UtamaMancanegaraTerbaru

AS Kirim HIMARS ke Ukraina, Rusia Siapkan Sistem Yars

AS kirim HIMARS ke Ukraina, Rusia siapkan sistem rudal balistik antarbenua Yars. Foto: Sistem Yars dengan jangkauan 11.000-12.000 kilometer yang dapat membawa enam hingga sepuluh hulu ledak berkekuatan 100-300 kiloton dengan target yang berbeda/national Interest.
AS kirim HIMARS ke Ukraina, Rusia siapkan sistem rudal balistik antarbenua Yars. Foto: Sistem Yars dengan jangkauan 11.000-12.000 kilometer yang dapat membawa enam hingga sepuluh hulu ledak berkekuatan 100-300 kiloton dengan target yang berbeda/National Interest.

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – AS Kirim HIMARS ke Ukraina. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah memberi lampu hijau bagi Ukraina untuk mendapatkan sistem roket canggih dengan mobilitas tinggi atau HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) yang dapat menyerang target hingga 100 kilometer lebih secara presisi.

Menurut seorang pejabat senior Gedung Putih, AS setuju menyediakan rudal taktis paling canggih buatan Lockheed Martin ini setelah Ukraina berjanji tidak akan menggunakan rudal tersebut untuk menyerang ke dalam wilayah Rusia sebagai bagian dari paket US 700 juta yang diluncurkan pada awal Juni ini. Paket senjata itu juga termasuk amunisi, rudal anti-tank Javelin tambahan, serta senjata anti-armor.

Sejauh ini, Pentagon melihat bahwa konflik Ukraina sebagai “duel artileri” – di mana HIMARS dianggap lebih mumpuni daripada MLRS Rusia yang digunakan dalam operasi militernya sehingga paket bantuan ini diharapkan dapat membantu militer Ukraina melawan balik pasukan Rusia.

Baca Juga:  Kurang Dapat Posisi Strategis di Parpol, Partisipasi Perempuan Jatim di Parlemen Rendah

Rusia pun segera merespon dengan memulai latihan sistem rudal balistik antarbenua Yars -nya sebagai tanda bahwa Moskwa tidak akan mentolerir tanda-tanda penggunaan senjata berat di wilayahnya. Meskipun Washington berjanji bahwa Ukraina tidak akan menggunakannya terhadap target di wilayah kedaulatan Rusia – tapi tidak ada jaminan nyata bahwa kondisi seperti itu akan terpenuhi.

Seperti diketahui, HIMARS dapat menjangkau target hingga 300 kilometer, bahkan bisa lebih tergantung di mana senjata dikerahkan dan rudal yang digunakan. Itulah sebabnya Rusia menganggap situasi ini sebagai ancaman nyata bagi keamanan nasionalnya. Tidak heran bila Kremlin mulai mengerahkan sistem rudal strategis Yars dengan jangkauan 11.000-12.000 kilometer. Yars dapat membawa enam hingga sepuluh hulu ledak berkekuatan 100-300 kiloton dengan target yang berbeda.

Konflik Ukraina tampaknya akan memasuki babak baru dalam hitungan hari. Pintu perang skala penuh dan luas akan segera dibuka dengan risiko yang tak terbayangkan. (Agus Setiawan)

Related Posts

1 of 2.028