Connect with us

Berita Utama

Antisipasi Mudik, Jatim Berlakukan Rayonisasi Wilayah

Published

on

Antisipasi mudik, Jatim berlakukan rayonisasi wilayah.

Antisipasi mudik, Jatim berlakukan rayonisasi wilayah/Foto: Wagub Jatim Emil Dardak.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Antisipasi mudik, Jatim berlakukan rayonisasi wilayah. Wagub Jatim Emil Dardak menjelaskan Pemprov Jatim bersama dengan Forkompinda Jatim sepakat untuk melakukan Rayonisasi.

“Kita melakukan rayonisasi/aglomerasi di tujuh rayon untuk melakukan koordinasi yang efektif di titik-titik penyekatan,” jelas Emil, Selasa (4/5/2021)

Hal itu disampaikan pada Rakor Pengendalian Transportasi Mudik 2021 yang dilaksanakan secara virtual (4/5). Turut hadir Menteri Perhubungan, Kepala BNPB, Ketua Satgas Covid RI dan Ketua DPRD Jatim.

“Berdasarkan kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik pada 6-17 Mei 2021, Sanksi bagi pelanggar yaitu diminta putar balik daerah asal dan operator sanksi administratif,” ungkap Emil.

Rayonisasi terbagi sebagai berikut :

Rayon 1 meliputi Gresik-Lamongan, Sidoarjo-Pasuruan dan Mojokerto-Sidoarjo

Rayon 2, Pasuruan-Probolinggo, Probolinggo-Situbondo, Pasuruan-Malang, dan Malang-Lumajang

Rayon 3, Situbondo-Banyuwangi dan Jember-Lumajang

Rayon 4, Nganjuk-Jombang, Jombang-Mojokerto, Blitar-Kediri, dan Kediri-Malang

Rayon 5, Ngawi-Madiun dan Madiun-Magetan Rayon 6, Bojonegoro-Tuban

dan penyekatan di daerah perbatasan di Tuban-Rembang, Bojonegoro-Cepu, Ngawi Mantingan-Sragen, Magetan-Karanganyar, Tol Ngawi-Solo, Pelabuhan Banyuwangi dan Pacitan-Wonogiri

Disisi lain pengawasan juga dilakukan di lingkup terkecil melalui program Kampung Tangguh dan PPKM Mikro. Terkait dengan penangananan kepulangan PMI (Pekerja Migran Indonesia) Wagub Emil menjelaskan saat ini jumlahnya 9.625 yang sudah masuk ke Jatim” Dan langkah yang dilakukan bapak Pangdam V Brawijaya langsung di Swab PCR yang diarahkan untuk pengamanan,” tutur Emil

Ditambahkan oleh Emil Dardak, pihaknya mengajak masyarakat untuk bisa menahan diri kembali untuk tidak mudik.

“Tahun lalu kita mampu menahan untuk tidak mudik, harapannya tahun ini juga kita masih mampu seiring dengan ikhtiar vaksinasi dan pemulihan ekonomi semoga kita dapat beraktivitas normal kembali secara bertahap,” tutup Emil. (setya)

Baca Juga:  Pintu Rezeki dan Sehari Sebelum Ramadhan Kembali Lagi

Loading...

Terpopuler