Direktur Utama (Dirut) Bank Jatim Suroso/Foto Three
Direktur Utama (Dirut) Bank Jatim Suroso/Foto Three

NUSANTARANEWS.CO – Ketidakstabilan perekonomian global di tahun 2016, ternyata tak mempengaruhi kinerja dari Bank Jatim. Justru sebaliknya, Bank Jatim masih mampu menunjukkan pertumbuhan dan performa kinerja keuangan yang bagus bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama (Dirut) Bank Jatim Suroso menyampaikan, berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2016 (audited), laba sebelum pajak bank Jatim tercatat 1,45 triliun tumbuh 15,13 persen.

“Untuk laba bersih Bank Jatim tercatat Rp 1,03 triliun atau tumbuh 16,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Suroso saat ditemui usai RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) Bank Jatim, di Surabaya, Selasa (31/1/2017).

Mantan Dirut Bank UMKM ini mengatakan dalam sektor dana pihak ketiga dan pembiayaan, sektor tabungan dan kredit konsumsi Bank Jatim masih mendominasi pertumbuhan selama tahun 2016.

“Tabungan mencatatkan pertumbuhan 12,61 persen atau sebesar Rp 14,36 triliun dan kredit konsumsi tumbuh 8,89 persen atau sebesar 19,80 triliun,”ungkapnya.

Ditambahkan oleh Suroso, selama lebih dari 14 tahun, CASA rasio Bank Jatim selalu berada diatas 65 persen.

“Ditahun 2016,  CASA rasio Bank Jatim sebesar 78,21 persen,”tandasnya. (Three)

Komentar