Connect with us

Politik

Cegah Disintegrasi Bangsa, DPR: Menag Harus Bisa Jadi Negarawan

Published

on

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid. (Foto: Deni Muhtarudin/Nusantaranews)
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid. Foto Deni Muhtarudin/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid, mengungkapkan bahwa dalam menyikapi adanya potensi disintegrasi bangsa, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifudin seharusnya bisa menjadi sosok yang lebih bijaksana dan lebih bersikap adil kepada kelompok mayoritas maupun minoritas agama.

Pasalnya, Sodik mengatakan, permasalahan agama di Indonesia kian hari kian kompleks. Tentu saja dalam hal ini Kementerian Agama dituntut untuk berperan lebih optimal lagi. Terutama sekali peran dan fungsi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Keagamaan yang harus terus dimaksimalkan lagi.

“Saya kira Pak Menteri harus tampil negarawan, bukan sebagai pembantu Presiden saja. Ini demi menciptakan kenyamanan dan keamanan buat semua agama di Indonesia,” ungkapnya kepada wartawan di Gedung Nusantara II DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa, (31/01/17).

Secara garis besar, Sodik menjelaskan, penyebab munculnya disintegrasi bangsa adalah karena adanya ketidakpuasan dan ketidakadilan dari masyarakat terhadap pemerintahan, yang berujung pada pemberontakan atau bahkan separatisme. Lebih jauh lagi, bisa menimbulkan perpecahan Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Untuk itu, lanjut Sodik, isu keberagaman ini merupakan pekerjaan yang luar biasa besar bagi seorang Menag. Sebab, Menag bertanggungjawab terhadap proses internalisasi agama yang benar dalam sebuah wadah yang disebut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karenanya, Sodik menambahkan, di samping program kerja jangka pendek melalui badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Agama, Menag juga mesti berperan penting dalam memberikan kenyamanan bagi seluruh pemeluk agama-agama yang ada di Indonesia.

“Untuk menghindari disintegrasi bangsa, Menteri Agama Pak Lukman harus tampil sebagai tokoh bangsa untuk memberikan kenyamanan kepada semua umat beragama di Indonesia,” ujar Politisi dari Partai Gerindra itu. (Deni)

Baca Juga:  Pansus Pertanyakan Aset Sitaan KPK Tanpa Audit

Terpopuler