Berita Utama

Sjafrie Sjamsoeddin: Sesama Anak Bangsa Jangan Saling Intip

Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin/Foto: Dok. Detikcom
Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin/Foto: Dok. Detikcom

NUSANTARANEWS.CO – Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara yang lahir atas perjuangan yang berdarah-darah. Berkibarnya bendera Merah Putih di tanah Ibu Pertiwi pun melalui masa perjuangan yang panjang.

Kini, dalam usia kemerdekannya yang ke-71, nyaris benar pernyataan Presiden Pertama RI Soerkarno bahwa musuh yang lebih hebat dari penjajah adalah bangsa sendiri.

Menyikapi situasi dan kondisi politik kekuasaa Indonesia dewasa ini, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa bangsa Indonesia masih cenderung terjebak dalam situasi yang saling curiga satu sama lain.

“Republik Indonesia sebagai negara yang lahir dari pengorbanan tetesan darah dan keringat bangsanya, di sisi lain fenomena yang terjadi diantara kita selalu terjebak kecurigaan antara anak bangsa yang larut dalam mimpi di atas panggung kekuasaan,” kata Sjafrie Sjamsoeddin di laman fanspagenya baru-baru ini.

Disamping itu, Sjafrie juga menyikapi perihal sistem keamanan nasional di era demokrasi dewasa ini. “Di era demokrasi, sistem keamanan nasional tidak boleh kendor. Bahkan, perlu dikelola pro aktif dan terukur agar stabilitas dimensional bisa menopang gerak laju pembangunan,” kata Sjafrie.

“Ironinya dewasa ini kita tidak memiliki sistem keamanan nasional yang efektif memberikan arahan strategis menghadapi dinamika permasalahan stabilitas nasional yang multi dimensional. Marilah kita ‘duduk dan berpikir bareng’ untuk membangun collective response to protect the country,” sabangnya. (Sulaiman)

Komentar

To Top